news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Penampakan Sapi Kurban Milik Prabowo dan Gibran.
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Menteri Agama: Mohon Maaf Pembagian Daging Kurban di Masjid Istiqlal Tidak Lagi seperti Tahun-tahun Sebelumnya

Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar memohon maaf maaf Masjid Istiqlal tidak mendistribusikan daging hewan kurban secara langsung di Hari Raya IdulAdha 2026.
Rabu, 27 Mei 2026 - 10:18 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf terkait pembagian daging kurban di Masjid Istiqlal.

Ia mengatakan, Masjid Istiqlal tidak lagi menggunakan skema pembagian daging kurban secara langsung kepada masyarakat seperti tahun-tahun sebelumnya.

Ia mengungkap alasan terkait skema pendistribusian daging kurban diubah oleh pengurus Masjid Istiqlal. Tujuannya tidak lain agar lebih tertib.

Kata dia, pembagian secara langsung kerap kali tidak bisa dikontrol. Maka dari itu, pengubahan skema pembagian daging kurban agar lebih tepat sasaran.

"Mohon maaf kepada masyarakat luas di Istiqlal tidak lagi membagi-bagikan hewan kurban seperti beberapa tahun yang lalu. Sistem pengantrean itu kadang-kadang susah untuk dikontrol," ujar Nasaruddin Umar, seperti dikabarkan jurnalis tvOne, Margareta Novita di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Ke Mana Masjid Istiqlal Distribusikan Daging Kurban Tahun ini?

Menteri Agama Nasaruddin Umar
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Nasaruddin mengatakan bahwa pengurus Masjid Istiqlal akan mendistribusikan daging kurban ke beberapa tempat, mulai dari yayasan panti asuhan, perguruan tinggi, pondok pesantren.

Selain itu, penyaluran daging kurban juga akan menyasar ke majelis taklim, masjid binaan, serta komunitas jemaah pengajian binaan Masjid Istiqlal. Menurutnya, skema pembagian ini lebih efektif.

Menteri Agama itu meyakini pembagian ini juga menjadi efisien. Mulai tahun ini, tidak ada lagi antrean panjang, saling berebutan hingga dorong mendorong sehingga situasi semakin tak kondusif.

"Nah, kita memilih cara yang paling efisien, efektif, supaya nanti yang betul-betul terukur siapa yang berhak untuk mendapatkan daging hewan kurban itu," jelasnya.

Ia menambahkan, mereka mendapat jatah penyaluran daging kurban karena sebelumnya sudah mengirimkan proposal ke pengurus Masjid Istiqlal menggunakan sistem mendaftar by name by address.

Esensi Ibadah Kurban Mudah Dirasakan Kelompok yang Rentan

Ia mengatakan, langkah menggunakan sistem pembagian ini dengan tujuan agar tetap menghidupkan esensi ibadah kurban. Mereka khususnya dari kelompok masyarakat rentan mudah merasakan hasil dari ibadah tersebut.

Ia menargetkan masyarakat rentan yang berhak mendapatkan pendistribusian daging kurban dari Masjid Istiqlal. Setidaknya menyasar kepada mereka memiliki keterbatasan akses pangan bergizi.

"Daging-daging hewan itu nanti diberikan kepada mereka yang sangat membutuhkan. Banyak warga masyarakat kita di Indonesia ini mungkin sulit mendapatkan daging atau mengkonsumsinya," terangnya.

Menag RI tersebut memastikan penyaluran daging kurban langsung dilakukan pasca penyembelihan hewan kurban di Masjid Istiqlal.

"Setelah disembelih di sini, kemudian juga dikuliti, nah kita menyerahkan, kita mengantarkan dan mereka juga nanti akan dibacakan dan diminta untuk mendoakan, semoga semua para penyumbang diberikan rezeki yang halalan thayyibah dan mubarak," ucapnya.

Proses Penyembelihan Hewan Kurban Utamakan Ramah Lingkungan

Berita Foto: Lapak Hewan Kurban Mulai Bermunculan Jelang Iduladha 1447 H
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Nasaruddin tidak hanya berbicara manajemen distribusi. Ia juga menyoroti aspek higienitas hingga kelestarian lingkungan di tengah proses penyembelihan hewan kurban di Masjid Istiqlal.

Ia berpendapat rancangan mengenai area pemotongan di Masjid Istiqlal tetap bersifat modern. Hal ini mengacu awal pembangunannya dilakukan oleh Presiden RI ke-1, Ir. Soekarno.

"Di istiqlal tempat pemotongannya ini memang dirancang sejak awal oleh Bung Karno yang sebagai seorang engineer jangan hanya membangun masjidnya tetapi seluruh fasilitas yang berkaitan dengan masjid juga harus disiapkan termasuk (fasilitas) penyembelihan," paparnya.

Ia menuturkan rancangan tempat penyembelihan ini selaras dengan program ekoteologi. Di Masjid Istiqlal, pengelolaan limbah kurban tidak berdampak pada pencemaran di lingkungan sekitar.

Menag RI itu mengimbau pihak pengelola atau panitia kurban langsung membersihkan bekas penyembelihan hewan. Ia menekankan agar kotoran hewan kurban dapat digunakan menjadi pupuk.

"Insya Allah tidak akan ada pencemaran, tidak ada setetes darah hewan mengalir ke sungai," pungkasnya.

(hap)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:11
01:08
00:56
01:44
05:10
07:52

Viral