- Instagram @heru.gundul
Kronologi Mata Heru 'Jejak Si Gundul' Terkena Semburan Bisa Ular Kobra, Langsung Berlari Mencari Air
Jakarta, tvOnenews.com - Presenter program televisi 'Jejak Si Gundul' Heru Widi Wasana alias Heru Gundul terkena semburan bisa ular kobra.
Mata dan wajah Heru Gundul terkena semburan bisa ular yang berasal dari suku Elapidae saat sedang melakukan penyelamatan.
Kronologi detik-detik Heru Gundul disembur ular berbisa itu pun, ia unggah di Instagram pribadinya @heru.gundul pada Selasa (26/5/2026).
Dalam video tersebut tampak Heru mencoba untuk menangkap seekor ular kobra hitam dengan tangan kosong.
- Instagram/@heru.gundul
Ia sempat menggunakan sendal untuk menghindari patukan, namun yang terjadi ular tersebut malah memuntahkan bisanya ke arah mata Heru.
Heru tidak panik, meski sempat kaget dengan semburan bisa ular tersebut. Ia tetap melanjutkan evakuasi hingga berhasil menangkap kobra tersebut dengan sandalnya.
"Lur mataku lur kena sembur," katanya usai berhasil mengevakuasi ular tersebut.
Tak lama, Heru pun langsung berlari menuju pancuran untuk membersihkan bisa ular di matanya menggunakan air mengalir.
Ia berkali-kali membersihkan matanya, demi memastikan bisa ular kobra tersebut tidak menyebar di kornea matanya.
Kondisi Heru Gundul
- Instagram @heru.gundul
Tak hanya itu, Heru juga membagikan kondisi matanya setelah terkena semburan bisa ular kobra tersebut.
"Hari apes gak ada di Kalender. Dapat sapaan dari Naja (ular kobra). Lebih berhati hati yo lur (saudara) di saat rescue. Semangat Rescue melayani dengan yang terbaik," tulisnya di unggahan Instagramnya, dikutip Sabtu (30/5/2026).
Heru menjelaskan, meskipun cairan bisa ular sudah berhasil dikeluarkan dengan diguyur dengan air mengalir, namun zat beracun tersebut sempat mengenai jaringan saraf mata.
Sehingga bagian mata Heru Gundul sempat mengalami pembengkakan, sehingga ia kesulitan membuka mata (melek) hingga belasan jam.
"Kemarin sempat 18 jam enggak bisa melek. Mau melek sakit banget dan matanya itu lengket banget, rasanya panas," ungkap Heru pada Rabu (27/5/2026).
Namun, kini kondisi Heru sudah berangsur membaik. Rasa panas dan warna merah pada matanya dilaporkan mulai hilang, walaupun ia mengaku masih merasakan sedikit sensasi mengganjal.
"Puji Tuhan, sekarang aku bisa melek lagi. Mata merah juga hilang. Makasih ya lur ya. Buat kalian juga sehat selalu dan selalu hati-hati dalam setiap aktivitas. Safety first," lanjutnya. (muu)