news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Viral Dugaan Manipulasi Riset Demi Jalan-Jalan ke Luar Negeri, ITB Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Akademik.
Sumber :
  • Istimewa

Tak Terima Nama Dicatut dalam Riset, Seorang Dosen Desak Prihantini Buat Klarifikasi dan Surat Pernyataan

Polemik manipulasi riset yang diduga dilakukan Prihantini di konferensi International Society of Pneumonia and Pneumococcal Disease (ISPPD) 2026 jadi sorotan
Minggu, 31 Mei 2026 - 03:47 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Polemik manipulasi riset yang diduga dilakukan oleh peneliti bernama Prihantini di konferensi internasional masih jadi sorotan.

Kasus ini bermula dari presentasi riset Prihantini dan tim pada konferensi International Society of Pneumonia and Pneumococcal Disease (ISPPD) 2026 di Kopenhagen, Denmark.

Perkara ini muncul setelah adanya tudingan bahwa penelitian yang dipresentasikan diduga mengandung unsur fraud atau manipulasi data demi kepentingan pribadi, termasuk untuk memperoleh kesempatan perjalanan ke luar negeri.

Seusai polemik ini viral di media sosial, seseorang bernama Mariani seorang dosen Universitas Negeri Makassar merasa keberatan dengan namanya yang dicatut sebagai afiliasi.

Dalam pernyataannya yang diunggah melalui akun Instagram @mariani_dppst, pihaknya menyampaikan kekecewaan sekaligus memberikan tuntutan secara resmi atas pencatutan nama dan manipulasi afiliasi tanpa izin yang dilakukan oleh Prihantini dan tim.

“Saya Mariani, dengan ini menyampaikan klarifikasi, keberatan, sekaligus tuntutan resmi terkait tindakan pencatutan nama dan manipulasi afiliasi saya tanpa izin yang dilakukan oleh Prihantini beserta timnya pada sejumlah karya ilmiah/paper/artikel/prosiding/abstrak, maupun poster di berbagai forum ilmiah nasional maupun internasional,” tulis Mariani pada akun Instagram @mariani_dppst, dikutip Minggu (31/5/2026).

Selain itu, dirinya juga merasa sangat kecewa dan dirugikan atas tindakan yang dilakukan Prihantini.

“Perbuatan tidak etis ini merupakan pelanggaran berat terhadap integritas akademik yang berpotensi besar mencederai reputasi profesional, kredibilitas, serta rekam jejak karier saya sebagai seorang akademisi,” tertulis dalam surat pernyataan.

Oleh karena itu, Mariani meminta kepada Prihantini agar memberikan surat pernyataan beserta bukti video pengakuannya sebagai dokumentasi klarifikasi.

Kalrifikasi Prihantini

Prihantini memberikan video klarifikasi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @mariani_dppst

Menanggapi tuntutan tersebut, Prihantini memberikan surat pernyataan terkait pencatutan nama Mariani dalam penelitiannya dalam selembar kertas bertuliskan ‘Surat Pernyataan dan Pengakuan Tanggung Jawab’.

Dalam surat tersebut, Prihantini atau disapa Titin mengakui telah mencantumkan nama Mariani pada sejumlah karya ilmiah/abstrak/poster miliknya.

“Saya mengakui telah mencantumkan nama Mariani, S.Si., M.Si. pada sejumlah karya ilmiah/abstrak/poster yang daftar lengkapnya tercantum dalam lampiran dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Surat Pernyataan ini, tanpa persetujuan maupun sepengetahuan dari yang bersangkutan,” terang Prihantini dalam surat pernyataannya.

“Saya mengakui bahwa tindakan tersebut merupakan kesalahan dan pelanggaran etika akademik yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi saya,” sambungnya menjelaskan.

Surat pernyataan ini juga telah ditandatangani diatas materai beserta bukti foto dan video klarifikasinya.

Dirinya memberikan video klarifikasi sekaligus permohonan maaf kepada Mariani karena nama dosen Universitas Negeri Makassar itu telah dicantumkan dalam penelitiannya, baik sebagai Afiliasi maupun Co Authors.

“Saya Prihantini, dengan ini mohon maaf yang sebesar-besarnya karena terkait dengan kasus yang saat ini sedang ramai dibicarakan. Dan saat ini saya izin mengklarifikasi bahwa atas nama mbak Mariani yang saat ini ikut terseret karya-karyanya. Mbak Mariani bukan merupakan bagian dari kami dan sama sekali tidak tahu menahu terkait dengan karya-karya yang tersebar di media sosial saat ini,” ungkap Prihantini dalam sebuah video yang diunggah pada akun @mariani_dppst.

“Semua itu saya mengaku bahwa dari saya sendiri yang membuat dan teman-teman saya. Dan mbak Mariani tidak tahu sama sekali terkait dengan ini, baik dari pencantuman afiliasi itu dari saya yang buat. Dan saya memohon maaf terkait dengan terseretnya afiliasi dengan mbak Mariani. Dan juga terkait dengan Co Authors, saya mohon maaf karena dari Co Authors atas nama mbak Mariani merupakan bagian dari saya juga, dan saya yang membuat,” lanjutnya.

Dengan terjadinya perkara ini, Prihantini meminta maaf dan berharap polemik ini menjadi pelajaran besar baginya untuk tidak mengulanginya lagi.

“Saya berharap dengan ini menjadi pembelajaran yang sangat penting bagi saya untuk tidak mengulangi hal ini dan saya berjanji untuk sebisa mungkin saya memperbaiki hal ini semua,” pungkasnya.

(kmr)
 

 
 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:15
01:03
09:09
05:21
07:09
01:51

Viral