- AMPHURI
AMPHURI Minta Pelunasan Haji Khusus 2027 Dipercepat, Aturan dari Arab Saudi Semakin Ketat
"Pelunasan Haji Khusus sebaiknya dapat dilakukan lebih awal dan tidak harus menunggu proses Haji Reguler. Ini penting agar PIHK memiliki ruang yang cukup untuk melakukan kontrak layanan dan menjaga kualitas pelayanan kepada jamaah," kata Firman.
Selain itu, AMPHURI meminta pemerintah terus mengawal kepentingan jamaah Haji Khusus Indonesia dalam kerja sama dengan perusahaan penyedia layanan atau syarikah di Arab Saudi. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah kepastian lokasi layanan Masyair, termasuk penempatan tenda Mina bagi jamaah Haji Khusus Indonesia.
Firman menilai keberhasilan penyelenggaraan Haji Khusus 2027 akan sangat bergantung pada kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam mengikuti jadwal yang telah ditetapkan Arab Saudi. Karena itu, koordinasi antara pemerintah, asosiasi, dan PIHK perlu dilakukan sejak awal.
"Kami meyakini bahwa dengan persiapan lebih awal, kepatuhan terhadap timeline Arab Saudi, serta sinergi yang kuat antara pemerintah, asosiasi, dan PIHK, penyelenggaraan Haji Khusus Indonesia pada musim haji 1448 H/2027 akan semakin profesional, kompetitif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah Indonesia," tegasnya.
AMPHURI juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Haji dan Umrah RI, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Kepala Kantor Urusan Haji Jeddah, serta seluruh asosiasi dan pemangku kepentingan yang terus membuka ruang dialog dan evaluasi guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji Indonesia pada masa mendatang.