- VIVA.co.id/Andrew Tito
Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional
Jakarta, tvOnenews.com - Publik sempat dihebohkan dengan santernya rumor mengenai adanya rencana Grab yang akan keluar dari Indonesia.
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi lantas merespons rumor mengenai perusahaan aplikasi tersebut yang dikabarkan bakal ke luar dari Indonesia.
"Grab menegaskan bahwa rumor mengenai rencana keluar dari Indonesia adalah tidak benar," kata Neneng, Jakarta, Selasa (3/6/2026).
Neneng mengungkap jika pihaknya akan mengikuti kebijakan yang telah dibuat oleh Pemerintah Indonesia.
Sebab, kata Neneng, pihaknya berkomitmen untuk bersama-sama dengan Pemerintah Indonesia dalam membangun ekosistem ekonomi digital bagi masyarakat.
"Grab senantiasa menghormati arahan dan kebijakan Pemerintah Indonesia, serta berkomitmen untuk terus berjalan selaras dengan agenda nasional dalam memperkuat ekonomi digital kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan," kata Neneng.
"Indonesia merupakan ekosistem penting bagi Grab, kami telah hadir untuk Indonesia selama lebih dari 10 tahun dan kami berkomitmen untuk terus bertumbuh dan mengambil peran aktif dalam mendukung kehidupan masyarakat Indonesia," sambungnya.
Di sisi lain, Neneng mengungkap capaian pihaknya selama menjadi bagian dari ekosistem ekonomi digital di Indonesia.
Data yang ada mencatat pihaknya turtu serta dalam menciptakan lapangan kerja dalam ekosistem ekonomi digital saat ini.
"Selama lebih dari satu dekade, Grab telah menjadi bagian dari keseharian jutaan masyarakat Indonesia. Komitmen ini tercermin dari kontribusi Grab terhadap sekitar 50% industri ride-hailing dan pengantaran online, dukungannya dalam menciptakan 4,6 juta peluang kerja melalui digitalisasi UMKM, serta program Grab untuk Indonesia senilai lebih dari Rp100 miliar bagi mitra pengemudi," pungkasnya.(raa)