news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

4 Strategi Bos Baru BGN untuk Pangkas Anggaran MBG Tanpa Kurangi Kualitas Makanan

Nanik S Deyang resmi ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana.
Jumat, 5 Juni 2026 - 09:20 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Nanik S Deyang resmi ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana.

Usai ditunjuk oleh Prabowo, Nanik bergegas melakukan konsolidasi bersama dua wakilnya yang juga baru ditunjuk, yaitu Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

Nanik pun membeberkan empat poin penting hasil konsolidasi bersama para pejabat BGN lainnya. Nanik fokus untuk melakukan efisiensi anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia bertekad untuk tetap efisiensi anggaran meski sudah dipangkas dari Rp335 triliun menjadi menjadi Rp268 triliun.

Nanik mengatakan bakal berusaha memangkas anggaran tanpa mengurangi penerima manfaat.

"Hal pertama yang kami lakukan adalah untuk melakukan efisiensi anggaran sehingga meskipun sekarang sudah dipotong tinggal Rp268 triliun, kami berharap masih bisa menurunkan lagi namun tidak mengurangi sasaran," kata Nanik dalam konferensi pers di Kantor BGN, dikutip Jumat, 5Juni 2026.

Strategi pertama Nanik untuk memangkas anggaran dan membenahi tata kelola program MBG ialah memfokuskan kembali penerima manfaat.

Kedua, pihaknya melakukan moratorium atau menunda pendaftaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur MBG.

"Ketiga, pembenahan dapur-dapur yang telah berdiri dan beroperasi agar sesuai dengan standar untuk menghasilkan makanan yang berkualitas, termasuk perbaikan dan pelatihan SDM. Artinya, bila dapur itu tidak sesuai, tentu kami akan lakukan suspensi," kata Nanik.

Keempat, lanjut dia, merealisasikan program MBG untuk daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) dengan beberapa alternatif skema pelaksanaan agar tidak membebani APBN.

Alasan Nanik Dipilih Pimpin BGN

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan alasan Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana.

Menurut Prasetyo, salah satu alasan utama adalah karena Nanik sebelumnya telah menjabat sebagai Wakil Kepala BGN selama beberapa bulan sehingga dinilai memahami berbagai proses dan program yang sedang berjalan di lembaga tersebut.

"Yang pertama, beliau kan sudah beberapa saat terakhir, beberapa bulan mengemban amanah sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional sehingga kita meyakini beliau sudah cukup waktu untuk memahami seluruh proses atau kegiatan yang berjalan di Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis, 4 Juni 2026.

Selain itu, Kepala Negara juga menilai Nanik memiliki karakter kepemimpinan yang tegas dalam menjalankan tata kelola organisasi. 

Berdasarkan hasil evaluasi dan pemantauan pemerintah, ia dikenal disiplin dalam menerapkan standar operasional prosedur (SOP) dan manajemen internal BGN.

"Yang kedua, dalam evaluasi dan monitoring, beliau salah satu yang cukup, kalau boleh dibilang, sangat tegas terhadap kedisiplinan di dalam menjalankan SOP-SOP, kedisiplinan di dalam menjalankan manajemen di Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo.

"Kami sampaikan kedisiplinan di dalam menjalankan SOP-SOP kedisiplinan di dalam menjalankan manajemen di badan gizi nasional kedisiplinan juga di dalam menjaga kualitas makanan yang kita sajikan kepada seluruh penerima manfaat," sambungnya.

Prasetyo pun berharap Nanik dapat segera memperbaiki BGN, dengan bantuan dua Wakil Kepala BGN baru, yakni Mayjen TNI Trenggono dan Agustina Arumsari. 

"Jadi itu beberapa dasar pertimbangan untuk kita minta ke beliau, yang kemudian dibantu oleh dua wakil yang baru untuk sesegera mungkin melakukan perbaikan-perbaikan dan pembenahan-pembenahan," imbuh Prasetyo.

Rahmat Fatahillah Ilham

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:38
05:50
03:19
08:11
01:38
02:01

Viral