- Antara
Ratusan SPPG MBG Setop Sementara, Kepala BGN NTB Bantah Penyebabnya Karena Pergantian Pucuk Piminan
"Sudah kita laporkan semua. Sejak hari Sabtu ini akan diprosesin balik. Karena Sabtu-Minggu kan bank libur, jadi diprosesnya hari kerja," jelas Eko.
Ketua Satuan Tugas Program MBG NTB, Fathul Gani, memastikan tidak ada jual beli titik pendirian SPPG di wilayahnya. Penjualan titik pendirian SPPG ini sempat mencuat imbas eks Kepala BGN Dadan Hindayana ditangkap Kejagung pada Rabu (3/6/2026).
"Dengan penangkapan eks Kepala BGN itu dipastikan operasional MBG tidak terganggu. Adanya dugaan penjualan titik SPPG ini kan masih dugaan," ucap Asisten I Setda NTB ini.
Gani menyampaikan dugaan penjualan titik pendirian SPPG itu butuh pembuktian. Dengan penangkapan kepala BGN ini, diharapkan dugaan kasus jual beli titik SPPG ini juga bisa terang benderang, termasuk di NTB.
"Kita tunggu saja proses hukum yang sedang ditangani oleh Kejaksaan ya. Kalau belum, kan kita juga belum bisa tahu ada atau tidak," jelas Gani.
Berikut rincian 195 dapur SPPG di NTB yang berhenti beroperasi sementara.
1. Kabupaten Lombok Timur 44 dapur
2. Kabupaten Lombok Tengah 42 dapur.
3. Kabupaten Bima 40 dapur.
4. Kabupaten Lombok Barat 30 dapur.
5. Kabupaten Lombok Utara 14 dapur.
6. Kota Mataram 8 dapur.
7. Kota Bima 6 dapur.
8. Kabupaten Sumbawa Barat 5 dapur.
9. Kabupaten Dompu 4 dapur.
10.Kabupaten Sumbawa 2 dapur. (aag)