news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kapuspen TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda

Viral Tiang dan Lantai SDN Wolomoni Dibongkar Demi Kopdes Merah Putih, Kapuspen Ungkap Faktanya

Kapuspen TNI Brigjen TNI Muhammad Nas menerangkan fakta sebenarnya di bali video viral mengenai sebuah SD di NTT yang dinarasikan terbongkar akibat proyek Kopdes Merah Putih.
Selasa, 9 Juni 2026 - 17:14 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sebuah Sekolah Dasar Negeri Wolomoni, di Desa Niawula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga terkena bongkaran pada bagian tiang dan lantai akibat pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Peristiwa ini diunggah dalam akun Instagram @ntt.update, dengan keterangan “Tiang dan Lantai Gedung SDN Wolomoni Dibongkar Demi Bangun Kantor Koperasi Merah Putih.

Terlihat dalam rekaman video yang diunggah, sebuah alat berat berada di halaman sekolah. Sementara itu terlihat seorang anggota TNI diduga tengah membongkar tiang sekolah.

Kemudian alat berat tersebut tampak tengah mengeruk tanah di samping bangunan sekolah. Adapun atas aksi ini, sejumlah warga terlihat tengah protes dengan petugas alat berat.

Menanggapi hal ini, Kapuspen TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas menerangkan, pihaknya telah menghubungi Asintel Kodam di wilayah Desa Niawula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mengetahui fakta sebenarnya yang terjadi di lapangan.

“Contoh terakhir, saya yakin Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu sekalian sudah pasti melihat kejadian di SD Niawula NTT.  Ada katanya dipotong beritanya, videonya, "menggusur sekolah". Yang bahaya caption-nya: "Babinsa lebih mengutamakan MBG daripada sekolah". Langsung saya telepon Asintel Kodam di sana, saya nanya, "Itu gimana cerita sebenarnya?",” kata Nas, di Mabes TNI, Selasa (9/6/2026).

Kemudian setelah ditelusuri, Nas menyebutkan bahwa hal itu bukan penggusuran sekolah demi membangun Kopdes. Namun pembangunan Kopdes berada di belakang sekolah, sehingga akses jalannya melewati sekolah.

“Ternyata rekan-rekan sekalian, bukan menggusur sekolah. Bukan Kopdes ditaruh untuk menggantikan sekolah, bukan. Sekolah itu, ulangi, Kopdes dibangun di belakang sekolah. Akses jalannya kurang sehingga melewati sekolah,” ujar Nas.

Sementara itu, Nas menjelaskan terkait adanya tiang yang disebut dihancurkan, yakni terjadi saat alat berat tersebut melewati jalan, mengenai tiang, sehingga pihaknya berkoordinasi dengan Kelurahan untuk membongkar sementara dan setelahnya akan diperbaiki kembali.

“Nah, pas manuver alat berat, kena tiang sekolah yang pojok. Si petugas Dandim dan Babinsa berkoordinasi dengan pihak sekolah dan pemerintah daerah "Pak Lurah, Kepala Desa. Boleh nggak ini kita geser sebentar, Pak, tiang ini?" "Boleh, silakan." Jadi tiang sekolah itu digeser untuk manuver alat sebentar, setelah itu akan diperbaiki kembali,” ungkap Nas.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:07
06:35
02:22
00:51
00:54
00:47

Viral