Musim Kemarau Membuat Jejak Desa Sukarame dan Sukajaya di Banten kembali Muncul
Lebak, tvOnenews.com - Musim kemarau menyebabkan permukaan air Bendungan Karian di Kabupaten Lebak, Banten, menyusut sehingga memperlihatkan kembali bekas dua desa yang sebelumnya ditenggelamkan untuk pembangunan bendungan. Fenomena tersebut terjadi di Desa Sukarame dan Desa Sukajaya, Kecamatan Sajira.
Surutnya debit air membuat sisa-sisa bangunan, ruas jalan kampung, hingga hamparan sawah dan ladang kembali terlihat setelah lama berada di dasar bendungan.
Pemandangan itu menjadi pengingat kehidupan masyarakat yang pernah bermukim di kawasan tersebut sebelum direlokasi.
Salah seorang warga, Muhammad Husein, mengatakan air mulai surut dalam beberapa pekan terakhir.
Menurutnya, banyak warga yang pernah tinggal di desa tersebut kembali datang untuk melihat bekas kampung halaman mereka dan mengenang kehidupan sebelum kawasan itu berubah menjadi bendungan.
Bendungan Karian dibangun di aliran Sungai Ciberang, anak Sungai Ciujung, untuk mendukung penyediaan air baku, irigasi pertanian, serta pengendalian banjir di wilayah Banten.
Namun, setiap musim kemarau, surutnya air kembali memperlihatkan jejak desa-desa yang telah lama tenggelam.
Fenomena tersebut tidak hanya menjadi dampak alami musim kemarau, tetapi juga menghadirkan kembali kisah relokasi ribuan warga yang harus meninggalkan kampung halaman mereka demi pembangunan infrastruktur strategis tersebut.