news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan penjelasan kepada masyarakat yang protes SPMB Jabar di Kompleks Dinas Pendidikan Jawa Barat, Bandung, Selasa (9/6)..
Sumber :
  • Antara

Dedi Mulyadi Pasang Badan Hadapi Emosi Wali Murid: Bukan Salah Orang Tua, Kami Penyelenggara yang Gagal

Menanggapi polemik keterbatasan daya tampung pada SPMB SMA/SMK negeri, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berikan jaminan pendidikan bagi keluarga prasejahtera.
Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:25 WIB
Reporter:
Editor :

Terkait insiden viral di Disdik Jabar, Dedi menceritakan bahwa orang tua yang memprotes sistem tersebut sempat menolak memberikan identitas saat petugas hendak memberikan bantuan teknis.

Meski begitu, ia mengaku bisa memaklumi luapan emosi warga tersebut.

"Beliau bilang akan mencabut data, tetapi tidak memberikan data. Tapi tidak apa-apa. Pemerintah harus bersedia menerima emosi apa pun dari warganya. Yang penting, kita ingin memberikan layanan yang terbaik," katanya.

Harapan Perubahan Regulasi

Mengenai banyaknya desakan agar sistem penerimaan dikembalikan ke parameter nilai akademik (NEM/UN) demi transparansi, Dedi Mulyadi menyatakan dukungannya secara pribadi. Namun, ia menekankan bahwa wewenang perubahan aturan ada di tangan pemerintah pusat.

"Ketentuan tentang kelulusan dan ketentuan tentang masuk sekolah negeri semuanya sudah diatur oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kami hanya mengikuti ketentuan dan menyelaraskan apa yang ditetapkan kementerian," tutur Dedi.

Ia berkelakar mengenai keinginannya untuk menyederhanakan birokrasi pendidikan jika memiliki otoritas penuh.

"Kalau diberikan kewenangan kepada saya, akan saya buat semudah-mudahnya," ujarnya. (ant/dpi)

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:56
01:32
01:41
01:29
06:21
01:48

Viral