news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Gedung Kemlu RI.
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Indonesia dan 7 Negara Muslim Bersatu Kecam Israel Imbas Serangan ke Masjid di Tepi Barat

Kecaman tersebut secara khusus ditujukan terhadap serangan terbaru yang menargetkan Masjid Agung di Desa Jiljilya dan Masjid Al-Farouq di Desa Mazar’a al-Nubani, wilayah utara Ramallah, Tepi Barat.
Jumat, 19 Juni 2026 - 12:57 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia bersama tujuh negara mayoritas Muslim mengeluarkan kecaman keras terhadap meningkatnya kekerasan yang dilakukan para pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki.

Serangan terhadap dua masjid di wilayah utara Ramallah menjadi pemicu terbaru yang mendorong lahirnya tekanan diplomatik bersama kepada Israel.

Dalam pernyataan bersama yang disampaikan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia pada Jumat (19/6/2026), para Menteri Luar Negeri Indonesia, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Turki, dan Uni Emirat Arab mengecam berlanjutnya eskalasi kekerasan yang terjadi di wilayah pendudukan Palestina.

Kecaman tersebut secara khusus ditujukan terhadap serangan terbaru yang menargetkan Masjid Agung di Desa Jiljilya dan Masjid Al-Farouq di Desa Mazar’a al-Nubani, wilayah utara Ramallah, Tepi Barat.

Para menteri menegaskan bahwa serangan terhadap rumah ibadah tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap kesucian tempat-tempat keagamaan dan bertentangan dengan berbagai norma hukum internasional.

“Mereka menyatakan bahwa serangan-serangan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap kesucian tempat ibadah dan situs keagamaan, serta melanggar hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional dan berbagai resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang relevan,” bunyi keterangan itu.

Dalam pernyataan yang sama, kedelapan negara menolak keras tindakan para pemukim Israel dan berbagai kebijakan yang mereka sebut ilegal di wilayah Palestina yang diduduki.

Menurut para menteri, tindakan tersebut tidak hanya memperburuk situasi keamanan, tetapi juga menghambat berbagai upaya internasional untuk mencapai perdamaian.

“Mereka menilai berbagai tindakan itu semakin memicu ketidakstabilan, kekerasan, dan ekstremisme, sekaligus merusak prospek penyelesaian konflik secara damai,” kata keterangan.

Para menteri juga menegaskan bahwa Israel sebagai kekuatan pendudukan harus bertanggung jawab atas berbagai serangan yang terjadi di wilayah tersebut.

Selain menyampaikan kecaman, Indonesia dan tujuh negara lainnya mendesak komunitas internasional mengambil langkah yang lebih tegas untuk menghentikan eskalasi di Tepi Barat.

Mereka menyerukan kepada dunia internasional agar menjalankan tanggung jawab hukum dan moralnya dengan mendorong Israel menghentikan berbagai praktik yang dinilai ilegal, mengakhiri kekerasan yang dilakukan para pemukim, serta memastikan para pelaku tidak lolos dari pertanggungjawaban hukum.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:58
05:02
16:09
01:12
01:57
03:26

Viral