news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi - Pekerja menyiapkan paket makanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG)..
Sumber :
  • Antara

DPR Setuju Usulan Menkes soal MBG untuk Penderita TBC, Asal Jangan Ganggu Anggaran Pendidikan

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani buka suara soal usulan Menteri Kesehatan (Menkes) agar penderita penyakit tuberkulosis alias TBC dapat Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rabu, 24 Juni 2026 - 16:35 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani buka suara soal usulan Menteri Kesehatan (Menkes) agar penderita penyakit tuberkulosis alias TBC dapat Makan Bergizi Gratis (MBG).

Lalu mengatakan pihaknya tidak masalah dengan usulan Menkes tersebut. Namun, dia mengingatkan agar anggaran MBG untuk penderita TBC tidak diambil dari anggaran pendidikan.

“Selama anggarannya di Kementerian Kesehatan ada ya monggo, silakan saja. Tetapi lagi-lagi kalau untuk penderita TBC, jangan anggarannya diambil dari anggaran pendidikan,” kata Lalu di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2026).

Dia mengatakan mayoritas penerima MBG merupakan siswa sekolah. Dengan demikian, anggaran pendidikan harus dimanfaatkan untuk keperluan siswa.

“Yang boleh diambil dari anggaran pendidikan, yang manfaatnya dirasakan oleh siswa-siswi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Menkes Budi Gunadi Sadikin mengusulkan agar penderita TBC dimasukkan ke daftar penerima program MBG.

Budi mengungkapkan dirinya sempat ditanya oleh Kepala BGN Nanik S Deyang soal kelompok prioritas yang wajib mendapat MBG. Kemudian, dia mengusulkan empat kelompok.

“Saya bilang, ada empat sebenarnya yang dari sisi kesehatan rawan untuk masalah kekurangan gizi,” kata Budi di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026).

“Satu adalah ibu hamil, dua adalah ibu menyusui, tiga adalah balita di bawah 5 tahun, kemudian empat adalah orang yang terkena TBC,” tambahnya.

Dia menjelaskan berdasarkan hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal internasional, cara ini sudah diterapkan di India dan China.

“Orang yang penderita TBC, diobatin kan selama 6 bulan sampai 12 bulan, itu daya tahan kondisi fisiknya itu lemah,” ungkap Budi.

Dengan mendapatkan asupan gizi yang cukup, maka mampu memperkuat daya tahan tubuhnya dan membantu mempercepat penyembuhan.

“Dan itu menyelamatkan nyawa karena TBC itu kan mematikan kan? Setahunnya 126 ribuan, jadi kita ngomong 5 menit yang meninggal dua di Indonesia TBC,” jelas Budi. (saa/cmi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:09
01:39
05:35
03:36
12:21
05:10

Viral