news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

AKBP Ade Harri Sistriawan mengintrogasi tersangka JR (28) asal Depok, Jawa Barat di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin saat membawa 56 kilogram sabu-sabu pada 8 Juni 2026 lalu..
Sumber :
  • Antara

Kapolri Promosikan AKBP Ade Harri Jadi Kapolres Kotabaru Usai Bongkar Jaringan Fredy Pratama

Prestasi gemilang dalam memberantas peredaran gelap narkotika membawa AKBP Ade Harri Sistriawan pada posisi baru sebagai Kapolres Kotabaru, Polda Kalimantan Selatan. 
Jumat, 26 Juni 2026 - 19:02 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Prestasi gemilang dalam memberantas peredaran gelap narkotika membawa AKBP Ade Harri Sistriawan pada posisi baru sebagai Kapolres Kotabaru, Polda Kalimantan Selatan. 

Penunjukan ini merupakan bentuk promosi dari Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo atas keberhasilan Ade membongkar berbagai jaringan narkoba skala besar.

Kabar mengenai rotasi jabatan ini dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi. Ia menjelaskan bahwa dasar pemindahan tugas tersebut tertuang dalam telegram resmi Markas Besar Polri.

"Mutasi Kapolres Kotabaru berdasarkan Surat Telegram Kapolri nomor ST/1336/VI/KEP./2026 tanggal 25 Juni 2026," kata Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi di Banjarbaru, Jumat (26/6).

AKBP Ade Harri Sistriawan sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel. 

Posisi Kapolres Kotabaru ia tempati menggantikan AKBP Doli Martua Tanjung, yang juga naik jabatan menjadi Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel.

Catatan prestasi Ade terbilang luar biasa. Pada tahun 2025, ia memimpin tim yang berhasil menyita sekitar 400 kilogram sabu-sabu dan ratusan ribu butir ekstasi. 

Tren positif ini berlanjut pada 2026 dengan pengungkapan tiga kasus besar yang totalnya mencapai hampir 200 kilogram sabu-sabu.

Beberapa aksi menonjol Ade pada 2026 meliputi penyitaan 30 kilogram sabu dan 15.056 butir ekstasi di bulan Februari, penggagalan 43,8 kilogram sabu asal Malaysia pada April, hingga puncaknya pada Juni 2026 saat ia meringkus lima tersangka beserta 128 kilogram sabu dari jaringan Fredy Pratama.

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan menilai pengungkapan 128 kilogram sabu tersebut sebagai rekor terbesar di wilayahnya dalam kurun waktu enam tahun terakhir, mendekati rekor sebelumnya pada Agustus 2020 yang mencapai 300 kilogram.

Atas dedikasi tersebut, Kapolda telah menyiapkan penghargaan khusus bagi Ade dan timnya. Rencananya, apresiasi tersebut akan diserahkan tepat pada peringatan Hari Bhayangkara, 1 Juli 2026 mendatang. (ant/dpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:56
07:53
06:02
02:55
04:58
07:02

Viral