news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Panitia Khusus (Pansus) Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua Yorrys Raweyai (tengah) & Eka Kristina Yeimo (kanan)..
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

Banyak Warga Sipil Jadi Korban, DPD Bentuk Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua

anggota DPD RI sekaligus anggota Pansus, Eka Kristina Yeimo, menjelaskan Pansus ini akan fokus pada persoalan keamanan dan kenyamanan masyarakat Papua yang terusik akibat konflik.
Senin, 6 Juli 2026 - 12:52 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - DPD RI membentuk Panitia Khusus (Pansus) Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua. Pansus diketuai oleh Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai.

Yorrys mengatakan situasi di sejumlah wilayah Papua masih bergejolak. Pihaknya menyoroti banyaknya warga sipil yang tewas akibat konflik.

“Tidak sampai satu minggu ini ada beberapa kejadian yang cukup mengemuka di sana yang membuat kita semua prihatin dengan awalnya dengan pembunuhan beberapa masyarakat,” ujar Yorrys dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026).

“Kemudian jenazahnya diketemukan di belakang kantor bupati, kemudian yang paling terakhir pilot dari penerbangan misionaris di sana,” tambahnya.

Sementara itu, anggota DPD RI sekaligus anggota Pansus, Eka Kristina Yeimo, menjelaskan Pansus ini akan fokus pada persoalan keamanan dan kenyamanan masyarakat Papua yang terusik akibat konflik.

“Oleh aksi-aksi kekerasan oleh siapapun pihak yang diduga terlibat, baik dari Aparat TNI/Polri, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ataupun Masyarakat Sipil,” ujar Eka.

DPD menyebut rentetan peristiwa tersebut tidak bisa terus dibiarkan. Eka menegaskan pemerintah pusat, pemerjntah daerah, hingga legislator harus segera menangani persoalan itu.

“Pansus Papua DPD RI juga berusaha menjembatani keresahan dan kegelisahan Masyarakat Papua atas hak-hak yang dirasa terzalimi dan tidak terakomodasi dengan baik,” kata Eka. (saa/muu)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:06
06:58
06:06
04:17
07:59
01:44

Viral