Soal Penembakan Pilot AMA, DPR Usul TNI Bentuk Unit Khusus Jaga Bandara Perintis di Papua
- Instagram @amapapua
Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal menilai insiden penembakan pilot maskapai Associated Mission Aviation (AMA) berpotensi mempengaruhi kredibilitas Indonesia di dunia aviasi.
Menurutnya, insiden tersebut harus menjadi catatan serius bagi TNI dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
“Penembakan pilot AMA bisa berdampak pada kredibilitas Indonesia di dunia aviasi. Ini jadi catatan tragedi yang mesti menjadi perhatian TNI dan Kemenhub,” ujar Rizal kepada tvOnenews.com, Senin (6/7/2026).
Atas hal ini, Rizal mengatakan Komisi I DPR akan meminta Kemenhub dan TNI untuk meningkatkan pengawasan dan pengamanan di seluruh bandara di Indonesia.
Dia pun mengusulkan agar TNI membentuk unit khusus untuk mengawasi bandara perintis di Papua.
“Mungkin sudah saatnya ada unit khusus dari TNI, sebaiknya dari KOPASGAT, untuk menjaga bandara perintis,” ungkap Rizal.
Sebelumnya, pilot maskapai AMA, Nicholas F. Goselin, tewas saat pesawat perintis yang dikendarainya mendarat di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Yahukimo, pada Kamis (2/7/2026).
Warga Negara Amerika Serikat (AS) itu tewas akibat serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Pesawat tersebut diserang dan dibakar oleh KKB. Nicholas kemudian tewas akibat ditembak KKB.
Sementara itu, tujuh penumpang dalam pesawat itu dinyatakan selamat. (saa/nsi)
Load more