Anggota DPD RI Eka Yeimo: Tanah Papua Bukan Lagi Wilayah Nyaman untuk Dihidupi
- Syifa Aulia/tvOnenews.com
Jakarta, tvOnenews.com - Anggota DPD RI Eka Kristina Yeimo menyoroti kembali maraknya insiden kekerasan yang terjadi di sejumlah wilayah Papua.
Baru-baru ini, Nicholas F. Goselin selaku pilot maskapai Associated Mission Aviation (AMA) tewas akibat ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
“Pada saat yang sama, masyarakat Intan Jaya, Papua Tengah, kembali dikejutkan dengan tewasnya beberapa Orang Asli Papua yang sedang menjalani aktivitas keseharian,” kata Eka dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026).
“Mereka adalah penginjil, pekerja gereja, anak muda dan wanita yang sedang mengandung, yang tewas dengan peluru yang bersarang di tubuh mereka,” tambahnya.
Anggota Panitia Khusus (Pansus) Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua ini menilai, rentetan peristiwa itu menunjukkan bahwa kondisi Papua kian memprihatinkan dan keamanan masih belum kondusif.
“Berkali-kali peluru menjadi penyebab kematian menegaskan bahwa Tanah Papua sudah tidak lagi aman untuk dihuni,” ujar Eka.
“Tanah Papua bukan lagi wilayah yang nyaman untuk dihidupi oleh siapapun mereka yang justru merupakan pemilik hak atas tanah dan tumpah darah tanah itu,” katanya.
Menurutnya, masyarakat Papua masih dihantui ketidakpastian lantaran belum adanya kejelasan dan ketegasan dalam penyelesaian konflik.
“Tanah Papua kehilangan arah dan tujuan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” kata Eka. (saa/muu)
Load more