- Antara
Kronologi Kasus Pembakaran Tiga Santri di Pesantren Lombok Tengah Versi Kemenag, Berawal dari Aktivitas ini
Dengan adanya kejadian ini, Kapolda NTB tersebut mengingatkan seluruh pengelola lembaga pendidikan terutama di lingkungan pondok pesantren. Pengawasan terhadap lingkungan belajar sangat penting guna mencegah peristiwa serupa tidak terulang lagi ke depannya.
"Pesantren harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para santri. Mari kita tingkatkan pengawasan serta kepedulian agar musibah seperti ini tidak terulang," tegasnya.
Kepala Kanwil Kemenag NTB, Zamroni Azis menyampaikan bahwa, pihaknya terus melakukan pendampingan. Korban diharapkan dapat melanjutkan pendidikannya.
"Kami berkomitmen memperkuat pengawasan terhadap pondok pesantren. Saat ini kami juga memproses perpindahan data pendidikan korban ke MTs Negeri sesuai keinginan keluarga, sekaligus menyiapkan beasiswa hingga mereka menyelesaikan pendidikan," tukas Zamroni.
(hap)