news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelarian Berakhir! Tiga Terduga Pembunuh Polisi di Katingan Dibekuk, Bandar Narkoba Ikut Diciduk.
Sumber :
  • Mediahub Polri

Detik-detik Penangkapan 3 Bandar Narkoba Pembunuh Polisi di Katingan Ditembak di Samarinda

Pelarian berdarah tiga bandit narkoba kelas kakap yang nekat menghabisi nyawa tiga anggota Kepolisian Resor (Polres) Katingan, Kalimantan Tengah, akhirnya ber..
Jumat, 10 Juli 2026 - 19:26 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com – Pelarian berdarah tiga bandit narkoba kelas kakap yang nekat menghabisi nyawa tiga anggota Kepolisian Resor (Polres) Katingan, Kalimantan Tengah, akhirnya berakhir tragis.

Tim Gabungan Subdit IV dan Satgas Narcotic Investigation Center (NIC) Dittipidnarkoba Bareskrim Polri sukses meringkus para pelaku di tempat pelarian mereka di Samarinda, Kalimantan Timur.

Ketiga tersangka yang diketahui berinisial B, P, dan B atau yang memiliki nama asli Bio, Perie, serta Ramblan alias Busu tersebut langsung diterbangkan ke Ibu Kota.

Tiga Bandar Narkoba yang Bunuh Polisi di Katingan Ditangkap
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Adinda Ratna Safira

Mereka tiba di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, pada Kamis (9/7/2026) malam sekitar pukul 23.32 WIB guna menjalani pemeriksaan kesehatan intensif pasca-penangkapan.

"Malam ini kami dari Dittipidnarkoba melakukan penangkapan terhadap pelaku pembunuhan polisi di Katingan. Tiga pelaku ini ditangkap di Samarinda," tegas Kepala Satgas NIC Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Komisaris Besar Polisi Kelly L, saat ditemui di RS Polri, Jakarta.

Operasi penangkapan di ibu kota Kalimantan Timur tersebut berlangsung menegangkan.

Petugas terpaksa melepaskan tembakan panas dan mengambil tindakan tegas terukur lantaran ketiga tersangka mencoba memberikan perlawanan sengit saat hendak dikepung.

Dari tangan para tersangka, aparat penegak hukum menyita sejumlah barang bukti berbahaya, salah satunya adalah senjata tajam jenis mandau yang digunakan pelaku untuk mengancam keselamatan petugas di lapangan.

“Ya, ketika ditangkap ya mereka bertiga melakukan perlawanan. Kita juga menyita barang bukti berupa mandau yang dibawa oleh pelaku. Makanya kita melakukan tindakan tegas (tembak),” ujar Kombes Kelly L tanpa basa-basi.

Kombes Kelly menjabarkan bahwa ketiga komplotan ini memiliki peran yang berbeda dalam peristiwa berdarah tersebut.

Tersangka berinisial B diidentifikasi sebagai bandar besar narkotika, sementara dua pelaku lainnya bertindak sebagai eksekutor yang ikut membantai personel Polri di lapangan.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menambahkan bahwa setelah pemeriksaan medis selesai, ketiganya akan langsung digelandang ke ruang penyidik Bareskrim untuk dikuliti guna membongkar jaringan narkoba layer atas.

Satgas Narcotic Investigation Center (NIC) Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Kelly L (kedua kanan) saat ditemui di RS Polri, Jakarta, Kamis (9/7/2026)
Sumber :
  • ANTARA

Total 5 Tersangka Diringkus, Skenario Penyerangan Tumbang Kalemei Terbongkar

Sebelum sukses menggulung tiga pelaku utama di Samarinda, tim gabungan Polda Kalimantan Tengah sebenarnya sudah bergerak cepat memburu jaringan ini.

Polisi berhasil menciduk dua pria berinisial Y dan L di wilayah Kabupaten Katingan pada Kamis (2/7/2026) pagi.

"Dua pria berinisial Y dan L berhasil diamankan di wilayah Kabupaten Katingan," ungkap Kapolres Katingan, Ajun Komisaris Besar Polisi Dodik Hartono, saat dikonfirmasi di Palangka Raya.

Dengan demikian, sejauh ini total sudah ada lima tersangka yang berhasil dijebloskan ke sel tahanan.

Penyidik terus melakukan pemeriksaan maraton untuk mendalami peran masing-masing aktor dalam insiden penyerangan brutal di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, yang pecah saat jajaran Sat Resnarkoba Polres Katingan tengah melakukan operasi penindakan hukum terhadap peredaran gelap narkotika.

Tragedi mengerikan itu diketahui telah merenggut nyawa tiga personel terbaik Polri yang gugur saat menjalankan tugas negara.

Pihak Bareskrim Polri memastikan tidak akan berhenti sampai di sini dan akan merilis secara lengkap kasus ini ke publik dalam waktu dekat.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:58
06:13
07:04
05:40
01:08
07:17

Viral