- ANTARA/Fathnur Rohman.
Kecelakaan Maut di Pantura Indramayu Tewaskan 12 Orang, Ini Kronologi Lengkapnya
Jakarta, tvOnenews.com - Kecelakaan maut di Jalur Pantai Utara (Pantura) wilayah Lohbener Indramayu, Jawa Barat tewaskan 12 orang pada Minggu (12/7/2026) siang.
Polres Indramayu, menyebut kecelakaan maut yang melibatkan tiga kendaraan itu menewaskan tiga orang sekaligus di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sementara sembilan korban lainnya meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit.
"Awalnya di lokasi kejadian ada tiga orang meninggal dunia. Seiring penanganan medis, korban yang dirawat di rumah sakit bertambah meninggal sehingga total korban meninggal menjadi 12 orang," kata Kepala Satlantas Polres Indramayu AKP Undang Syarif, pada Senin (12/7/2026).
Undang mengungkap kronologi kecelakaan maut yang menewaskan 12 orang tersebut.
Menurutnya, kecelakaan tersebut bermula saat mobil bak terbuka Daihatsu Gran Max yang baru mengantar rombongan keluarga ke acara pernikahan, melaju pulang dan hendak memutar arah di TKP.
"Ketika kembali dari mengantar ke tempat pernikahan, kendaraan akan memutar arah, kemudian tertabrak dari belakang oleh kendaraan wing box," terangnya.
Akibatnya, mobil bak terbuka tersebut terdorong ke depan hingga bertabrakan dengan truk yang datang dari arah berlawanan.
"Setelah terdorong ke depan, dari arah berlawanan datang kendaraan truk sehingga terjadi kecelakaan," ungkapnya.
Ia menyebut mobil bak terbuka itu mengangkut 17 penumpang dan seorang pengemudi. Adapun, pengemudi Gran Max kemudian meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis.
"Jumlah penumpang ada 17 orang ditambah satu sopir. Sopir Gran Max juga meninggal dunia," kata Undang.
Berdasarkan data kepolisian, delapan korban meninggal dunia di RS Bhayangkara dan empat korban lainnya di RS Mitra Plumbon Widasari. Sementara enam korban luka masih menjalani perawatan.
Berikut data sementara jumlah korban dalam kecelakaan tersebut. Korban meninggal dunia terdiri atas Yunah, Mohamad Ikbal, Karsnih, Sawen, Sinta, Ayu, Sanerah, Idah, Riyantoni, Atsal Albara, Warkidi, dan Tamara. Adapun, korban luka, yakni Bayu, Jessica, Wandi, Olivia, Komala, dan Sabah. (ant)