news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi penculikan..
Sumber :
  • Antara

Pengamat Dukung Mabes Polri Berantas Aksi Perampokan dan Penculikan WNA di Pulau Bali

Pengamat Kriminologi Indonesia, Edi Junaidi Ds menyoroti maraknya aksi kejahatan siber berbasis kekerasan fisik (physical crypto extortion) yang menyasar para pengusaha, trader kripto, hingga wisatawan asing di Bali
Selasa, 14 Juli 2026 - 08:09 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Pengamat Kriminologi Indonesia, Edi Junaidi Ds menyoroti maraknya aksi kejahatan siber berbasis kekerasan fisik (physical crypto extortion) yang menyasar para pengusaha, trader kripto, hingga wisatawan asing di Bali. 

Ia menilai rentetan penyekapan brutal ini merupakan operasi terstruktur dari sindikat transnasional yang memanfaatkan celah pengawasan perbatasan, pemalsuan identitas, dan fleksibilitas aset digital untuk merampok korban.

Edi menegaskan, jika Polri dan Ditjen Imigrasi tidak segera mengambil langkah radikal dengan membentuk Satgas Khusus Transnational Crime, Pulau Dewata berisiko dicap sebagai surga empuk bagi jaringan kejahatan global untuk mencuci uang dan mengeksekusi rival bisnisnya.

Krisis keamanan serius ini diduga kuat hanyalah puncak dari gunung es, mengingat banyak korban memilih bungkam (safe exit) ke luar negeri demi menyelamatkan nyawa mereka dari ancaman trauma dan pembunuhan.

"Rangkaian fakta di atas memperlihatkan ironi penegakan hukum di Indonesia yang mendadak lambat dan penuh keraguan saat berhadapan dengan sindikat asing berkantong tebal," katanya.

Menurur Edi, lemahnya pengawasan pintu masuk perbatasan, tumpulnya penegakan hukum, serta masih tersedianya oknum birokrasi yang bisa dibeli menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah pusat agar kedaulatan wilayah Indonesia tidak terus diinjak-injak oleh sindikat mafia internasional.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:21
22:59
07:12
01:25
03:41
04:22

Viral