SD di Boyolali Hanya Menerima 1 Murid di Tahun Ajaran Baru 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Di Kabupaten Boyolali, SD Negeri Cepoko Sawit 2 hanya memperoleh satu peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027.
Menurut pihak sekolah, minimnya jumlah siswa dipengaruhi menurunnya jumlah anak usia sekolah di wilayah tersebut.
Lulusan taman kanak-kanak di desa setempat hanya berjumlah empat anak, sementara sebagian lainnya memilih melanjutkan pendidikan ke sekolah berbasis agama dengan sistem full day school.
Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah sekolah lain di Boyolali. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali menyatakan tidak hanya sekolah dasar, tetapi sejumlah SMP negeri juga mengalami penurunan jumlah peserta didik baru. Hanya beberapa sekolah yang mampu memenuhi kuota penerimaan siswa.
Sebagai langkah penataan, pemerintah daerah mulai mempertimbangkan kebijakan regrouping atau penggabungan sekolah yang kekurangan murid, meski kebijakan tersebut berpotensi memperpanjang jarak tempuh siswa menuju sekolah.
Sementara itu, suasana berbeda terlihat di SD Negeri 5 Karangbener pada hari pertama masuk sekolah.Â
Para guru tampil mengenakan kostum tokoh pewayangan Punakawan untuk menyambut peserta didik baru, khususnya siswa kelas 1.
Pertunjukan drama singkat yang dibawakan para guru berhasil mencairkan suasana dan mengurangi rasa gugup anak-anak yang baru memasuki lingkungan sekolah.Â
Selain menghibur, pertunjukan tersebut juga menyisipkan berbagai pesan moral, seperti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah, saling menghormati, serta menolak segala bentuk perundungan (bullying).
Kepala SD Negeri 5 Karangbener, Nini Haratik, menjelaskan bahwa pendekatan berbasis budaya tersebut telah diterapkan secara konsisten selama empat tahun terakhir sebagai bagian dari upaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus mengenalkan budaya lokal kepada peserta didik sejak dini.
Inovasi tersebut juga mendapat apresiasi dari para orang tua siswa yang menilai metode penyambutan kreatif mampu membuat anak-anak lebih nyaman beradaptasi pada hari pertama sekolah.