news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika di Universitas Andalas (Unand) angkatan 2022, Ryan Al Ghifari hilang misterius.
Sumber :
  • tvOneNews

Langkah Tegas Universitas Andalas usai Ada Mahasiswanya Hilang Misterius sejak 8 Bulan Lalu, Apa?

Universitas Andalas (Unand) membuat langkah pihak kampus memberikan kebijakan khusus untuk akademik Ryan Al Ghifari yang masih hilang sejak November 2025 lalu.
Selasa, 14 Juli 2026 - 14:54 WIB
Reporter:
Editor :

Padang, tvOnenews.com - Universitas Andalan (Unand) langsung membuat langkah tegas. Keputusan ini sebagai sikap kampus lantaran adanya mahasiswa angkatan 2022 bernama Ryan Al Ghifari hilang misterius sejak delapan bulan lalu.

Ryan Al Ghifari dilaporkan hilang sejak Senin, 17 November 2025 dini hari. Kabar hilangnya mahasiswa Prodi Teknik Informatika angkatan 2022 itu membuat pihak keluarga dan Unand mencari keberadaannya.

Sekretaris Unand, Aidinil Zetra mengatakan bahwa, pihak kampus membuka peluang adanya kebijakan khusus. Mahasiswa Jurusan Informatika itu dipastikan tetap bisa melanjutkan kuliahnya.

Aidinil mengatakan, Unand menganggap kasus dialami Ryan masuk kategori khusus. Kondisi ini membuat kampus berusaha mempertahankan kebijakan hak akademik terus berlanjut.

"Ini kasus yang khusus. Nantinya bakal ada kebijakan dari pihak rektor maupun kementerian," ujar Aidinil kepada awak media, Selasa (14/7/2026).

Ia menjelaskan aturan mengenai akademik. Mahasiswa Unand sebenarnya mempunyai hak untuk mengambil cuti.

Aturan ini, kata dia, bisa berlaku selama dua semester secara berturut-turut. Ketentuannya harus melakukan registrasi agar tercatat sedang cuti.

Lanjut dia, jika tidak melakukan registrasi pasca masa cuti berakhir, mahasiswa Unand yang mengajukan hal tersebut dianggap telah mengundurkan diri.

Kendati demikian, kasus seperti Ryan berbeda. Untuk itu, Unand akan melakukan langkah untuk berkoordinasi dengan kementerian. Hal ini mengingat data mahasiswa selalu dilaporkan melalui Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).

PDDikti merupakan sistem pendataan nasional dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Sistem ini sebagai wadah menghimpun seluruh informasi dan data akademik mengenai penyelenggaraan pendidikan tinggi di Indonesia.

"Kami berupaya untuk berkoordinasi dengan pihak kementerian. Nantinya Ryan mendapat kemudahan untk melanjutkan pendidikannya apabila nanti sudah ditemukan," terangnya.

Aidinil mewakili Unand memahami apa yang dirasakan oleh kedua orang tua korban. Ditambah, Ryan merupakan salah satu mahasiswanya sehingga turut membantu proses pencarian.

Unand, kata dia, masih meyakini mahasiswa Prodi TI angkatan 2022 itu bisa ditemukan secepatnya. Kampus menginginkan kesempatan pendidikan Ryan terus berlanjut sampai tuntas.

"Kita sangat yakin dan optimis Ryan dapat ditemukan dan kemudian bisa melanjutkan studinyna. Hal ini nantinya akan kami diskusikan bersama pimpinan fakultas, pimpinan universitas, serta kementerian," bebernya.

Pihak Unand Sambangi Keluarga Ryan Al Ghifari

Sebelumnya, sejumlah jajaran dari Unanda telah bertemu dengna pihak keluarga. Pihak kampus menyambangi kediaman Ryan di Kelurahan Jati Baru, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Senin (13/7/2026) kemarin.

Kedatangan pihaknya tentu menguatkan serta memberikan dukungan secara moril kepada keluarga. Aidinil memastikan Universitas Andalan tidak pernah berhenti melakukan pencarian bersama berbagai pihak.

"Universitas Andalas terus berupaya memberikan dukungan dan berkoordinasi dengan pihak keamanan maupun kepolisian," katanya.

Sosok Ryan Al Ghifari di Mata Kampus Unand

Selain itu, Aidinil mengungkapkan kepribadian Ryan. Mahasiswa TI itu tidak memiliki masalah apa pun selama kuliah di Unand.

Berdasarkan catatan nilai terdata di kampus, Ryan dikenal sebagai mahasiswa berprestasi secara akademik. Menariknya, ia juga mempunyai kemampuan sebagai ahli IT.

Ryan pernah mendapat kepercayaan bersama timnya. Kala itu, mereka mengembangkan aplikasi berbasis pelayanan publik yang difungsikan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar.

"Dia mengembangkan aplikasi pelayanan publik untuk pemerintah daerah dan hasilnya sangat memuaskan. Dari dokumen yang kami kumpulkan, Ryan juga memperoleh banyak penghhargaan, termasuk dari pemerintah," ucapnya.

Diketahui, Ryan Al Ghifari dilaporkan hilang. Ia pergi dari rummahnya di Kelurahan Jati Baru, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang pada Senin, 17 November 2025, sekitar pukul 02.00 WIB.

Ade Melriza (47), ibu Ryan menceritakan detik-detik anak pertamanya hilang. Di malam hari, mahasiswa angkatan 2022 itu masih menonton film anime melalui laptop.

Selepas itu, Ryan melanjutkan aktivitas tersebut melalui telepon genggamnya. Seusai semuanya telah tidur, ia tidak ada di dalam kamarnya.

Ade mengaku dirinya baru mengetahui Ryan saat bangun tidur di waktu Subuh. Kala itu ia membangunkan adik Ryan untuk berangkat ke sekolah.

Firasat Ade semakin bergejolak sehingga bertanya kepada para tetangga, teman kampus Ryan, serta menyusuri berbagai tempat di dekat kawasan Unand. Selain itu, orang tua korban melaporkan kejadian ini kepada Polsek setempat, Polresta Padang, dan Polda Sumbar.

Ade berharap Ryan bisa ditemukan dengan selamat. Ia menginginkan anaknya dapat kembali ke rumah. Ia mengaku resah lantaran delapan bulan belum memperoleh informasi apa pun.

(hap)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:44
02:15
03:17
05:38
09:17
01:20

Viral