news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Pipit Rismanto.
Sumber :
  • Humas Polri

Kapolda Jabar Respons Sayembara Begal Rp10 Juta Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

Kapolda Jabar respons soal sayembara Rp10 juta menilai keterlibatan masyarakat melalui Siskamling sangat penting untuk membantu menciptakan situasi yang aman.
Minggu, 26 Juli 2026 - 09:40 WIB
Reporter:
Editor :

Bandung, tvOnenews.com - Sayembara Rp10 juta yang diumumkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bagi warga yang berhasil melumpuhkan dan menangkap pelaku begal mendapat tanggapan dari Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto.

Pipit menegaskan, penanganan tindak kejahatan tetap menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. 

Namun, ia menilai keterlibatan masyarakat melalui Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sangat penting untuk membantu menciptakan situasi yang aman dan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

Menurutnya, sayembara tersebut sebaiknya dipahami sebagai bentuk motivasi agar masyarakat lebih peduli terhadap keamanan lingkungan, bukan sebagai upaya menggantikan peran kepolisian dalam penegakan hukum.

Kapolda juga menyoroti fenomena masyarakat yang lebih memilih merekam suatu peristiwa dibandingkan memberikan pertolongan atau mengambil tindakan yang tepat. 

Ia mencontohkan berbagai kejadian, mulai dari kecelakaan hingga persoalan sampah, yang kerap menjadi konten media sosial, tetapi minim aksi nyata dari warga.

"Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Penegakan hukum tetap menjadi kewenangan kepolisian," kata Pipit, Jumat (24/7/2026).

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan sayembara tersebut dibuat sebagai bentuk stimulus agar masyarakat semakin aktif menjaga keamanan lingkungan.

Menurut Dedi, budaya memberikan penghargaan dapat menjadi motivasi bagi warga untuk lebih peduli dan terlibat dalam menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

Meski demikian, Dedi menegaskan sayembara itu bukan untuk mendorong masyarakat melakukan aksi main hakim sendiri. 

Warga yang berhasil mengamankan pelaku kejahatan tetap diminta menyerahkannya kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia berharap insentif tersebut dapat memacu masyarakat mengaktifkan kembali ronda malam, meningkatkan kewaspadaan, serta memperkuat budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan. (cep/muu)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:05
02:59
01:29
04:17
05:51
07:09

Viral