- Istimewa
Alih-Alih Bubarkan Anak Motor, Satlantas Polresta Bandung Malah Ngajak Ngopi Saat Patroli Malam
Bandung, tvOnenews.com - Cara berbeda dilakukan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandung dalam menjaga keamanan saat patroli malam akhir pekan.
Jika biasanya patroli dilakukan dengan membubarkan kerumunan yang dianggap berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, kali ini Satlantas Polresta Bandung justru mengajak para pengendara motor untuk makan soto dan ngopi bareng.
Langkah humanis tersebut dilakukan jajaran polisi sebagai upaya mencegah aksi kriminalitas jalanan, seperti geng motor dan begal.
Tak hanya itu, mereka juga mengedukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat, khususnya kalangan anak muda.
- Istimewa
Awalnya, petugas menyusuri sejumlah ruas jalan yang menjadi lokasi berkumpulnya komunitas maupun kelompok pengendara motor di Kota Bandung.
Alih-alih membubarkan mereka, polisi justru mengajak para pengendara menuju satu lokasi yang telah disiapkan untuk mengikuti kegiatan bertajuk "Kopi Keselamatan".
Di lokasi tersebut, para pengendara disuguhi kopi dan soto secara gratis sambil mendapatkan edukasi mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, serta menghindari penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi yang kerap dikeluhkan masyarakat.
Kasatlantas Polresta Bandung, Kompol Ega Prayudi mengatakan, patroli malam ini tidak hanya menyasar pelanggaran lalu lintas, tetapi juga bertujuan menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.
"Intinya kita memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat mengingat saat ini banyak berita tentang begal. Dengan patroli ini minimal para pelaku begal mengurungkan niatnya," kata Ega, pada Minggu (2/7/2026) malam.
Menurutnya, konsep "Kopi Keselamatan" dipilih sebagai pendekatan persuasif agar masyarakat, khususnya anak muda, lebih mudah menerima pesan-pesan keselamatan berkendara.
Selain mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mengurangi potensi gangguan keamanan yang kerap muncul dari kerumunan pada malam hari.
"Harapannya masyarakat pulang dengan selamat, bebas dari begal, dan bebas dari ngantuk," kata Ega.
Melalui pendekatan yang lebih humanis ini, Satlantas Polresta Bandung berharap patroli malam tidak hanya menjadi kegiatan penegakan hukum, tetapi juga menjadi ruang dialog antara polisi dan masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah Kabupaten Bandung. (muu)