news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mercy Chriesty Barends.
Sumber :
  • Istimewa

DPR Apresiasi Penangkapan Leny Agustya, Buronan Red Notice Interpol Kasus TPPO

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDIP, Mercy Chriesty Barends mengapresiasi keberhasilan Kepolisian Republik Indonesia bersama NCB Interpol Indonesia dan instansi terkait dalam menangkap Leny Agustya
Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:02 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Tenaga Kerja dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mercy Chriesty Barends, mengapresiasi keberhasilan Kepolisian Republik Indonesia bersama NCB Interpol Indonesia dan instansi terkait dalam menangkap Leny Agustya.

Diketahui Leny Agustya adalah buronan Interpol yang diduga terlibat dalam jaringan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus pengiriman pekerja migran Indonesia secara ilegal ke Kamboja.

Namun menurut Mercy, kepolisian jangan berpuas diri dengan hanya satu buron “red notice”. Penangkapan tersebut merupakan langkah penting sekaligus barometer dalam perang melawan perdagangan orang yang kini telah berkembang menjadi kejahatan transnasional yang terorganisasi.
 
"Penangkapan Leny membuktikan bahwa jika kepolisian dan pihak2 terkait lainnya bekerja dengan kemauan tinggi, gigih dan konsisten jaringan TPPO pasti terbongkar. Saya meyakini masih banyak 'Leny-Leny' lain yang hingga hari ini masih bebas merekrut, menipu, dan mengirimkan warga negara Indonesia ke luar negeri melalui jalur ilegal. Seluruh aktor yang terlibat, mulai dari perekrut, calo, penyedia dokumen palsu, penampung, hingga aktor intelektual yang menikmati keuntungan dari kejahatan ini harus ditangkap dan diproses sesuai hukum," tegas Mercy.

Mercy menilai maraknya praktik TPPO menunjukkan sindikat bekerja semakin rapi dan memanfaatkan media sosial, “backingan”oknum-oknum aparat negara yang korup serta kondisi ekonomi masyarakat untuk menjaring korban dengan janji pekerjaan bergaji tinggi. Padahal, tidak sedikit korban yang berakhir menjadi korban eksploitasi, penyiksaan, kerja paksa, hingga kehilangan nyawa.

Sebagai anggota Komisi III DPR RI, Mercy meminta Polri untuk terus mengembangkan penyidikan hingga ke akar jaringan, termasuk menelusuri aliran dana dan membongkar hubungan sindikat di dalam maupun luar negeri. Penegakan hukum harus memberikan efek jera agar perdagangan manusia tidak lagi menjadi bisnis yang menguntungkan.

Selain itu sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Tenaga Kerja dan P2MI, Mercy juga mendesak pemerintah memperkuat pengawasan terhadap perekrutan pekerja migran, meningkatkan edukasi mengenai migrasi aman sampai ke tingkat desa, serta memperluas akses penempatan kerja yang legal dan terlindungi.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:56
01:31
01:24
06:07
01:27
02:40

Viral