- Istimewa
Orang Tua Histeris, Anak di Pinang Tangerang Tak Kunjung Pulang Usai Pamit Jajan di Warung
Jakarta, tvOnenews.com - Nasib naas menimpa wanita bernama Nurjanah (41) yang mengalami musibah, usai putranya bernama Ario Pratama Danianto (10) diduga hilang sejak Minggu (2/8/2026).
Sambil membawa kertas yang didalamnya terdapat foto putra sulungnya, Nurjanah sambil menangis melaporkan kejadian ke pos polisi di wilayah Graha Bunga, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.
Nurjanah menceritakan detik-detik Ario meninggalkan rumah di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang yang berujung belum ditemukan hingga saat ini.
Wanita berusia 41 tahun ini mengaku awalnya anaknya izin keluar rumah untuk jajan di warung yang terletak di samping rumahnya.
Bahkan Nurjanah sempat berpesan agar Ario tidak terlalu lama berada di luar rumah. Sebab, khawatir ayahnya yang hendak pulang ke rumah selepas kerja mencarinya dan marah.
“Dia (bilang) “mah sebentar doang mau jajan”, kata dia, saya ucap “ya udah jangan lama-lama nanti bapak pulang marah-marah”, saya bilang itu. Ario ngomong “iya udah”. Udah pergi, terus balik lagi,” ucap Nurjanah, kepada wartawan, dikutip Selasa (4/8/2026).
Melihat Ario yang keluar tak lama, Nurjanah bertanya-tanya. Kemudian Ario menjelaskan bahwa warung yang dituju tutup, sehingga dirinya kembali ke rumah.
“Lah, emang cepat banget kan dia ke warung, saya bilang gitu. “Emang warungnya belum buka?”, saya kata gitu, kata dia “Heem” terus dia bilang, “orang warungnya belum buka”. Terus tuh dia duduk,“ jelas Nurjanah.
Setelahnya Nurjanah mengaku kembali mengizinkan Ario keluar rumah untuk jajan. Saat itu, dirinya juga tengah sibuk membuatkan susu untuk adik Ario yang sedang sakit.
”Beli sana udah kali sudah buka,” kata saya gitu kan. 'Orang lagi beres-beres,' kata dia gitu. Terus, kata saya, 'biasanya kan kalau siang ke sebelah beli jajan. Terus sudah gitu adiknya Ario, lagi enggak enak badan, nangis, terus saya ke belakang bikinin susunya. Udah dibikinin susunya, terus saya kelonin kan sambil pakai susu,” ucap Nurjanah.
Kemudian Nurjanah kembali memberikan pesan ke Ario untuk segera kembali ke rumah usai jajan. Saat Nurjanah berada di kamar, dirinya memanggil Ario, namun tidak terdengar sautan dari mulut Ario. Selain itu Nurjanah juga mengecek ke luar rumah dan tidak melihat ada jejak Ario.
“Iya, udah tuh saya ke kamar, ya. 'Aryo, Aryo!' Enggak ada suaranya, saya balik lagi ke luar, enggak ada orangnya sama sepeda enggak ada, saya pikir, 'Ah, enggak main nih'. Saya pikir ke warung saja bener,” ujarnya.
Saat ayahnya pulang, Nurjanah ditanya soal keberadaan anaknya. Kemudian Nurjanah mengatakan bahwa anaknya tengah jajan. Namun tak disangka, anaknya tidak ada.
Ayah Ario bergegas menyuruh Nurjanah untuk membantu mencari ke warung. Tetapi saat dilihat, warung tersebut dalam keadaan tutup. Bahkan dirinya sempat menanyakan ke pemilik warung, dan diakui tidak melihat Ario.
“Terus enggak lama bapaknya pulang. "'Mana Aryo?' katanya. 'Jajan,' saya bilang gitu. Terus berapa menit kemudian bapak bilang, 'Sini cari,' kata bapaknya. Ya, saya cari di warung, ternyata warungnya kan tutup. Saya tanya, 'Kok emang enggak buka? si Aryo ke sini enggak?' Katanya 'Enggak, enggak lewat sini. Emang ke mana?' katanya, 'mau jajan'. Terus saya cari ke sana enggak ada, saya nyari ke sebelah enggak ada. Akhirnya saya pulang, saya bilang, 'Saya enggak tau jajanannya enggak ada, warungnya juga tutup,' saya kata gitu ke bapaknya,” tutur Nurjanah.
Setelahnya ayah dan ibu Ario terus mencari keberadaan Ario hingga sore hari, namun tak kunjung ditemukan. Bahkan pencarian juga telah dilakukan ke rumah neneknya, hingga ke beberapa grup RT, serta ke sekolah.
“Sampai ke rumah neneknya dua kali enggak ada juga. Jadi sampai sekarang udah 24 jam, dari jam 14.00 WIB siang kemarin minggu. Udah saya cari udah ke grup sekolahan, grup RT, grup RW, udah di-share,“ ujarnya.
Atas peristiwa ini, pihak keluarga melaporkan kejadian ke pihak kepolisian dan berharap agar anaknya segera ditemukan.(ars/raa)