news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kuasa non-litigasi PT Blueray Cargo, Iskandar Sitorus..
Sumber :
  • tvOnenews/Aldi Herlanda.

Iskandar Sitorus Diperiksa KPK, Soal Pemberian Hingga Transaksi Keuangan dari PT Blueray ke Pejabat di Ditjen Bea Cukai 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap kuasa non-litigasi PT Blueray Cargo, Iskandar Sitorus, Kamis (6/8/2026). 
Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:19 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap kuasa non-litigasi PT Blueray Cargo, Iskandar Sitorus, Kamis (6/8/2026). 

Iskandar diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan. 

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, pemeriksaan terhadap Iskandar terkait dengan pengembangan penyidikan usai diterbitkan dua surat perintah penyidikan (sprindik). 

"Pemeriksaan terhadap saksi dari sisi swasta, saudara IS, didalami berkaitan dengan dugaan pemberian yang dilakukan oleh pihak swasta kepada oknum-oknum di Ditjen Bea dan Cukai," katanya. 

Selain dugaan pemberian, penyidik juga mendalami soal transaksi keuangan dari PT Blueray terhadap pejabat di Ditjen Bea Cukai. 

"Dalam pemeriksaan kepada yang bersangkutan di dalami tadi soal transaksi keuangan nantinya di dalamnya soal dugaan pemberian yang dilakukan oleh PT BR kepada pihak-pihak di Ditjen Bea dan Cukai," jelas Budi. 

Di hari yang sama, KPK tutur memeriksa tiga terdakwa di kasus ini, mereka adalah Rizal selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan.

Lalu Sisprian Subiaksono selaku Kasubdit Intelijen Direktorat P2 DJBC; dan Orlando Hamonangan selaku Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan DJBC.

Ketiganya hadir untuk dimintai keterangan berkaitan dengan importasi barang di Bea Cukai. (aha/cmi) 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:51
07:40
01:07
03:14
02:20
02:18

Viral