- Antara
Pemerintah Prioritaskan MBG untuk Ibu Hamil-Balita dan Daerah 3T
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah melakukan penajaman sasaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memprioritaskan ibu hamil, ibu menyusui, balita serta masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Hal itu diungkap langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) dalam keterangan di Jakarta, Jumat (7/8/2026).
"MBG harus hadir lebih dulu kepada mereka yang paling membutuhkan. Karena itu kita melakukan penajaman sasaran sekaligus memperkuat tata kelola agar anggaran negara benar-benar memberikan manfaat maksimal," kata Zulhas.
Langkah tersebut, kata Zulhas diputuskan dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program.
- tvOnenews/Syifa Aulia.
Zulhas menegaskan, evaluasi tidak hanya bertujuan memperbaiki tata kelola, tetapi memastikan manfaat program benar-benar dirasakan kelompok yang paling membutuhkan.
Pemerintah mencatat masih terdapat sekitar 11,15 juta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang belum menerima manfaat MBG.
Kelompok itu menjadi prioritas karena berperan penting dalam percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Untuk memperluas jangkauan layanan, pemerintah juga mempercepat operasional 352 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah 3T yang tersebar di delapan provinsi dengan prevalensi stunting tertinggi.
Pemerintah turut menyiapkan skema indeks kemahalan bahan baku dan insentif sewa SPPG agar pelaksanaan program di wilayah terpencil dapat berjalan optimal.
Menko Pangan menegaskan, percepatan SPPG di daerah 3T menjadi salah satu prioritas pemerintah dan ditargetkan dapat diselesaikan dalam pekan ini. Pendataan kebutuhan dan kesiapan SPPG di wilayah tersebut sebagian besar juga telah diselesaikan.
"Prioritas kita sekarang SPPG di daerah 3T. Sebagian besar pendataannya sudah selesai dan kita targetkan minggu ini bisa dituntaskan, termasuk untuk wilayah Papua, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku," ucapnya.
"Kita ingin memastikan masyarakat di wilayah 3T juga mendapatkan pelayanan MBG dengan baik," tambah Zulhas.
Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) mempercepat pembangunan dan aktivasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah 3T sebagai bagian dari perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menargetkan penyelesaiannya dalam waktu satu minggu ke depan.