Kronologi Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Dunia Diduga setelah Tersedak Kelengkeng Menu MBG
- tvOneNews
Lampung Tengah, tvOnenews.com - Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Lampung Tengah, Reyhan Arisyah Putra meninggal dunia diduga setelah tersedak biji kelengkeng dari menu Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Reyhan Arisyah yang merupakan siswa kelas 3 SD Negeri 03 Poncowarno, Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah, meninggal dunia pada Selasa (22/9/2026). Peristiwa siswa SD itu diduga tersedak biji kelengkeng menu MBG di tengah kegiatan sekolah sekitar pukul 08.30 WIB.
Siswa SD tersebut saat itu menyantap makanan program MBG berasal dari SPPG 1 Dapur 1 Poncowarno. Menu yang dibagikan untuk siswa SDN 03 Poncowarno.
Kasatreskrim Polres Lampung Tengah, AKP M Prenanta Al Ghazali membenarkan adanya siswa SD tersedak biji kelengkeng. Reyhan saat itu memakan buah tersebut sambil bermain dan berlari-larian bersama temannya.
"Jadi, sewaktu korban makan buah kelengkeng yang merupakan menu MBG di ruang kelas 3, korban sambil bermain lari-larian kemudian tersedak," ujar Prenanta, Kamis (24/9/2026).
Siswa SD Minta Bantuan
- tvOneNews
Reyhan yang mengalami tersedak biji buah kelengkeng sempat langsung meminta pertolongan. Ia berharap teman sekelasnya bernama Davin membantu dirinya.
Siswa kelas 3 SD itu kemudian keluar dari ruang kelas. Reyhan tampak terus memegang lehernya untuk mencari pertolongan kepada penjaga sekolah atau sekuriti bernama Ahmad Surahman.
Ahmad pun langsung sigap terhadap kode yang diberikan oleh Reyhan. Penjaga sekolah coba memberikan pertolongan pertama dengan cara menepuk punggung siswa SD tersebut.
Sayangnya kondisi siswa SD itu belum kunjung membaik. Reyhan pun akhirnya dibawa ke ruang kepala sekolah guna mendapatkan pertolongan lebih lanjut dari pihak guru dan sekolah.
"Korban sempat memuntahkan siswa makanan. Akan tetapi, buah  kelengkeng yang tertelan itu tidak keluar," terangnya.
Suasana Berubah Jadi Panik
Sementara, Kepala Kampung Poncowarno, Heri Eliyanto membenarkan adanya kejadian tersebut. Pada saat itu kebetulan ada siswa lain yang melihat Reyhan telah mengalami sesak napas.
Siswa SD tersebut bahkan tampak kejang sehingga membuat siswa lainnya segera menginformasikan kondisi Reyhan kepada guru yang berada di lokasi. Situasi pun berubah menjadi tegang dan panik.
Load more