news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Konferensi pers Indo Water 2026 Expo & Forum..
Sumber :
  • Napindo Media Ashatama

Krisis Air dan Sampah Makin Mendesak, 23 Negara Berkumpul di Jakarta Bawa Solusi

Upaya memperkuat ketahanan air, sanitasi, pengelolaan sampah, energi bersih, hingga transformasi kota cerdas menjadi salah satu fokus utama yang mengemuka.
Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:15 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Upaya memperkuat ketahanan air, sanitasi, pengelolaan sampah, energi bersih, hingga transformasi kota cerdas menjadi salah satu fokus utama yang mengemuka menjelang penyelenggaraan rangkaian pameran dan forum industri internasional di Jakarta pekan depan.

Lebih dari 700 peserta dari 23 negara dijadwalkan berpartisipasi dalam penyelenggaraan Indo Water 2026 Expo & Forum yang digelar bersamaan dengan Indo Waste & Recycling, Indo Renergy & Electric, Indo Security, Indo Firex, dan Indonesia International Smart City (IISMEX) 2026 Expo & Forum pada 11–13 Agustus 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran.

Rangkaian acara tersebut mempertemukan pemerintah, asosiasi, akademisi, dan pelaku industri untuk membahas berbagai tantangan strategis, mulai dari penyediaan air minum, pengelolaan air limbah, ekonomi sirkular, transisi energi, hingga penguatan sistem keamanan dan keselamatan perkotaan.

Project Director Napindo Media Ashatama, Lisa Rusli, mengatakan penyelenggaraan pameran tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Menurutnya, Indo Water yang memasuki edisi ke-20 akan menghadirkan area pameran yang lebih luas, berbagai seminar dan forum industri, serta lebih dari 80 sesi Technical Product Presentation.

Salah satu perhatian utama datang dari sektor air dan sanitasi. Plt. Direktur Sanitasi Kementerian Pekerjaan Umum RI, Sandhi Eko Bramono Poedjastanto, menilai forum tersebut dapat menjadi ruang penting untuk mempercepat pertukaran pengetahuan terkait pembangunan infrastruktur air minum dan sanitasi.

“Jadi Indo Water ini sangat bermanfaat. Bukan hanya menginseminasikan apa yang dilakukan maupun yang sedang dilakukan oleh Kementerian PU dalam bidang air minum maupun sanitasi. Namun juga menjadi kesempatan untuk transfer of knowledge kepada para audiens yang hadir terkait air minum dan sanitasi,” ujar Sandhi Eko Bramono Poedjastanto, dalam keterangannya, dikutip Sabtu (8/8/2026).

Dukungan juga disampaikan Ketua Umum Indonesian Water Association (IdWA), Agus Umar Yasin, yang menilai kolaborasi antara pembuat kebijakan dan pelaku industri menjadi faktor penting dalam mempercepat penerapan teknologi serta penguatan tata kelola sumber daya air di Indonesia. Selama penyelenggaraan, IdWA akan mengadakan pelatihan dan forum Indonesia Roadmap for Water Resilience and Sustainability.

Di sektor lingkungan, pembahasan mengenai pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular menjadi agenda penting melalui Indo Waste & Recycling 2026. Kapokja Pengelolaan Limbah Non-B3 Kementerian Lingkungan Hidup RI, Yayah Rodiana, menyampaikan bahwa percepatan implementasi ekonomi sirkular memerlukan penguatan sistem pengelolaan sampah. Kementerian Lingkungan Hidup juga akan menggelar Coaching Clinic selama tiga hari penyelenggaraan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI), Edy Supriyanto, menegaskan bahwa industri daur ulang plastik memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Salah satu agenda yang akan digelar adalah The ASEAN Recycling Summit 3.0 pada 12 Agustus 2026.

Isu transisi energi turut mendapat perhatian melalui Indo Renergy & Electric 2026 yang menghadirkan teknologi energi terbarukan, mulai dari geothermal energy, hydropower, biomass energy, alternative energy, hingga clean electricity. Salah satu sesi yang disiapkan adalah Driving Hydrogen Transition through Student Innovation yang menampilkan Hydrogen Motorcycle karya mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Di sisi lain, transformasi digital, keamanan, proteksi kebakaran, dan kesiapsiagaan bencana akan menjadi fokus dalam IISMEX, Indo Security, dan Indo Firex 2026.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri RI, Dr. Drs. Safrizal, Z.A., M.Si., mengatakan bahwa pengembangan smart city tidak cukup hanya mengandalkan digitalisasi.

“Transformasi menuju smart city tidak hanya bertumpu pada digitalisasi, tetapi juga pada pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui tata kelola perkotaan yang lebih cerdas, aman, tangguh, dan berkelanjutan.”

Kemendagri dijadwalkan menggelar forum Waste to Energy Forum: Enhancing National Efforts Through Regional Governance & Yield Innovation pada 12 Agustus 2026.

Dukungan terhadap sektor keamanan juga datang dari Ketua Umum Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI), H. Abdul Azis Said, S.E., yang menekankan pentingnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang keamanan seiring berkembangnya teknologi keamanan modern. APSI akan mengadakan talkshow bertema Security Management System in High Risk Building.

Sementara itu, Indo Firex 2026 akan menghadirkan live demonstration dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta sebagai bagian dari edukasi mengenai respons cepat, prosedur penyelamatan, dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.

Penyelenggaraan rangkaian pameran ini mendapat dukungan dari sekitar 30 kementerian, lembaga, asosiasi, dan universitas. Selain Indonesia, peserta berasal dari berbagai negara seperti Australia, Tiongkok, Jerman, Italia, Jepang, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Türkiye, Amerika Serikat, dan sejumlah negara lainnya. (cmi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:16
12:21
02:04
03:45
02:28
03:25

Viral