news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari..
Sumber :
  • Dokumentasi Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI

45 Persen Bansos Salah Sasaran, Pemerintah Godok Sistem Digital untuk Pangkas Data Keliru

Berdasarkan catatan Kementerian Sosial, sebanyak 45 persen bansos masih mengalami inclusion error atau bantuan yang justru diterima masyarakat yang seharusnya tidak masuk sebagai penerima.
Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:36 WIB
Reporter:
Editor :

“Uji coba Parlinsos Digital dirancang untuk memudahkan masyarakat melakukan pendaftaran dan menyampaikan sanggah terkait bantuan sosial, khususnya yang sudah diimplementasikan Bapak-Ibu sekalian dalam uji coba ini adalah Program Keluarga Harapan atau PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT secara on-demand. Nanti pelan-pelan menyusul fasilitas-fasilitas Parlinsos yang lain,” ujar Qodari.

Tahap awal implementasi mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) secara on-demand. Pemerintah selanjutnya berencana memperluas fasilitas dalam Parlinsos Digital secara bertahap.

Qodari menegaskan, digitalisasi tersebut bukan sekadar mengubah mekanisme administrasi bansos, tetapi diarahkan untuk menyelesaikan persoalan mendasar dalam ketepatan sasaran bantuan.

“Tujuan utamanya adalah mengurangi inclusion error dan exclusion error yang selama ini menjadi persoalan bagi masyarakat maupun pemerintah. Tadi inclusion error sudah dijelaskan,” katanya.

“Nah, kalau exclusion error adalah orang-orang yang seharusnya mendapatkan bantuan tapi malah tidak mendapatkan bantuan karena kesalahan pencatatan,” sambungnya.

Dengan demikian, pemerintah menempatkan Parlinsos Digital sebagai instrumen untuk membenahi dua sisi sekaligus: menghentikan bantuan yang salah sasaran dan memastikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak kembali terlewat dari daftar penerima.

“Jadi ada dua permasalahan atau eror yang diselesaikan dengan Parlinsos Digital, yaitu masalah inklusi dan masalah eksklusi,” pungkas dia. (agr/nsi)

 
 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:17
05:07
01:30
06:26
01:12
01:16

Viral