- Istimewa
Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Ternyata Kaki Korban Dipotong Jadi 4 Bagian
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi ungkap fakta baru kasus pembunuhan sekaligus mutilasi di Depok Jawa Barat.
TRIGGER WARNING:
Artikel ini berpotensi memicu perasaan tidak nyaman bahkan mengganggu terutama bagi seperti penyintas trauma dan penderita stres pascatrauma (PTSD) karena mengandung deskripsi mengenai kekerasan dan penganiayaan.
Terbaru, potongan tubuh korban mutilasi Kunaefi (51) di Depok kembali ditemukan jajaran polisi.
Setelah sehari sebelumnya menemukan satu bagian kaki, penyidik kini menemukan sepasang betis yang diduga milik pria berinisial korban.
Dua potongan kaki tersebut ditemukan di dalam karung yang berada di aliran Kali Grogol, Depok, Jawa Barat, pada Kamis (20/8/2026).
Kepala Tim Khusus 2 Unit 1 Subdirektorat Reserse Mobile Direskrimum Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono mengatakan, penemuan itu terjadi sehari setelah polisi menemukan potongan paha korban.
- Antara
"Penemuan kaki bagian betis, ada satu pasang," ujar Breggy, dikutip pada Jumat (21/8/2026).
Temuan terbaru tersebut membuat polisi telah menemukan tiga dari empat bagian kaki korban yang sebelumnya dipotong pelaku.
Breggy mengatakan, Saepul diduga memisahkan bagian kaki korban sebelum membuangnya. Kaki tersebut kemudian dipotong menjadi bagian paha dan betis.
"Dipotong menjadi empat bagian, bagian paha dan bagian betis, seperti itu," katanya.
Meski sebagian besar telah ditemukan, polisi masih harus mencari satu bagian kaki lainnya. Potongan tubuh yang ditemukan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani proses identifikasi.
Sebelumnya, polisi menemukan potongan tubuh yang diduga bagian kaki korban mutilasi Kunaefi (51) di Kali Grogol, Limo, Depok, Jawa Barat.
Penemuan ini menjadi petunjuk baru dalam pengusutan kasus mutilasi yang menjerat Saepul alias Saepullah (26).
Potongan kaki tersebut ditemukan pada Rabu, 19 Agustus 2026, saat dua petugas dari SDA Limo melakukan pembersihan di aliran sungai.
Kepala Tim Khusus 2 Unit 1 Subdirektorat Reserse Mobile Direskrimum Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono mengungkap, petugas yang menemukan potongan tubuh tersebut kemudian melaporkannya kepada kepolisian.
“Kemudian ditemukanlah ada potongan tubuh, diduga bagian kaki. Memang hanya sepotong saja,” kata Breggy kepada wartawan, Kamis (20/8/2026). (Foe Peace Simbolon)