- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Projo Respons PSI Ogah Dikaitkan dengan Budi Arie: Kami Tak Pernah Anggap Lawan Politik
Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Jenderal Pro Jokowi (Projo) Freddy Alex Damanik merespons sikap Wakil Ketua Umum PSI Andy Budiman yang menegaskan Budi Arie Setiadi tidak memiliki keterkaitan dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Freddy mengatakan Projo menerima dan menghormati pernyataan resmi yang disampaikan jajaran DPP PSI mengenai posisi Budi Arie di dalam partai tersebut.
"Kami menghormati pernyataan resmi DPP PSI mengenai posisi Saudara Budi Arie Setiadi. Kalau PSI menyatakan bahwa Budi Arie bukan anggota, bukan pengurus, dan bukan bagian dari PSI, itu adalah sikap internal PSI yang tentu kami hormati dan tidak pernah menjadi urusan Projo," kata Freddy dalam keterangan tertulis, Rabu 26 Agustus 2026.
Meski demikian, Freddy memastikan Projo tidak pernah menyatakan diri sebagai bagian dari PSI. Dia menyebut kedua organisasi mempunyai struktur dan wilayah perjuangan politik masing-masing.
Menurut Freddy, Projo dan PSI memang berbeda secara kelembagaan maupun dalam menjalankan agenda politik. Namun, kedua organisasi tersebut memiliki rekam jejak yang sama sebagai kelompok yang pernah dan masih mendukung perjuangan politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
"Projo dan PSI adalah dua organisasi yang berbeda, dengan struktur, kewenangan dan ruang perjuangan politik masing-masing. Tetapi kami memiliki satu kedekatan historis dan politik yang tidak perlu disangkal, yaitu sama-sama pernah dan tetap berada dalam barisan pendukung perjuangan politik Pak Joko Widodo," jelas Freddy.
Freddy juga memastikan Projo tidak menempatkan PSI sebagai rival politik. Sebaliknya, Projo tidak pernah menggunakan nama PSI ketika menyampaikan sikap maupun pandangan politik organisasi.
Karena itu, Freddy menjelaskan setiap pernyataan Budi Arie harus dilihat berdasarkan kapasitas ketika pernyataan tersebut disampaikan.
Jika berbicara sebagai individu, pernyataan itu merupakan tanggung jawab pribadi Budi Arie. Sementara jika disampaikan sebagai Ketua Umum Projo, sikap tersebut merupakan hasil pembahasan internal organisasi.
Penjelasan itu disampaikan Freddy untuk meluruskan polemik yang muncul setelah video Budi Arie membahas kemungkinan Pemilu 2029 berlangsung lebih cepat menjadi viral.
"Dan kalau Pak Budi Arie berbicara, tentu itu adalah tanggung jawab Pak Budi Arie sebagai pribadi atau dalam kapasitas organisasi yang memang sedang dijalankannya, kalau Budi Arie berbicara dan menyampaikan sesuatu sebagai Ketua Umum Projo, seperti pernyataannya yang viral beberapa hari ini, tentu itu sudah melalui kajian dan diskusi internal Projo yang intens serta melihat dinamika serta peristiwa politik yang terjadi," bebernya.