- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Projo Respons PSI Ogah Dikaitkan dengan Budi Arie: Kami Tak Pernah Anggap Lawan Politik
Projo Sebut PSI sebagai Saudara
Freddy kemudian menekankan pentingnya menjaga relasi antara Projo dan PSI meskipun keduanya berdiri sebagai organisasi yang berbeda.
Dia menilai perbedaan sikap politik tidak seharusnya berkembang menjadi konflik. Freddy menyebut Projo tetap memandang PSI sebagai saudara dalam perjuangan politik.
Salah satu contohnya adalah usulan Projo agar Jokowi menjadi Ketua Umum PSI. Menurut Freddy, usulan tersebut merupakan aspirasi organisasi dan keputusan akhirnya tetap menjadi kewenangan internal PSI.
"Kami mengusulkan Pak Jokowi menjadi Ketua Umum PSI karena kami percaya Pak Jokowi memiliki kapasitas untuk membawa PSI menjadi kekuatan politik yang lebih besar."
"Tetapi keputusan akhirnya tetap berada di tangan PSI. Kami menyampaikan usulan, bukan mengambil keputusan," jelasnya.
Freddy mengatakan Projo tidak memiliki kepentingan untuk memaksakan usulan tersebut kepada PSI. Menurutnya, Projo hanya menyampaikan pandangan dan menghormati mekanisme yang berlaku di dalam partai.
Dia pun menilai menjaga hubungan dengan PSI lebih penting daripada memperpanjang perbedaan pandangan yang bersifat sementara.
"Dan bagi Projo, hubungan baik dengan PSI jauh lebih penting daripada polemik sesaat. Projo tetap setia di garis rakyat, tetap menghormati demokrasi, dan tetap menghargai saudara-saudara seperjuangan," pungkasnya.
PSI Tegaskan Budi Arie Tak Punya Posisi
Sebelumnya, Andy Budiman secara terbuka menyatakan Budi Arie tidak tercatat sebagai anggota maupun pengurus PSI. Andy juga membantah Budi Arie menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP PSI.
Menurut Andy, Budi Arie tidak mempunyai jabatan, kewenangan, ataupun posisi struktural apa pun di dalam PSI. Penegasan tersebut disampaikan untuk merespons spekulasi yang menghubungkan Budi Arie dengan partai tersebut.
“Kami tegaskan Budi Arie bukan bagian dari PSI. Titik. Karena itu, berhenti menyeret-nyeret nama PSI dalam setiap tindakan, pernyataan, maupun urusan Budi Arie,” kata Andy kepada wartawan di Jakarta, Selasa 25 Agustus 2026.
Andy mengatakan seluruh tindakan dan pernyataan Budi Arie menjadi tanggung jawab pribadi mantan Menteri Koperasi tersebut. Dia meminta publik tidak menafsirkan pernyataan Budi Arie sebagai representasi PSI.