- Dokumentasi Sekretariat Kabinet
8 Orang Hilang Saat Liput Anak Krakatau, Prabowo Langsung Perintahkan Pencarian
Jakarta, tvOnenews.com - Operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak saat meliput letusan Gunung Anak Krakatau terus dilakukan.
Sebanyak 11 kapal gabungan dikerahkan untuk menyisir wilayah perairan dan mencari keberadaan delapan orang tersebut.
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan pencarian sejak menerima laporan hilang kontak rombongan tersebut pada Senin malam.
Instruksi tersebut langsung ditujukan kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) agar mengerahkan kekuatan TNI Angkatan Laut (TNI AL) untuk melakukan pencarian.
“Sejak rombongan 5 jurnalis bersama 3 kru kapal dilaporkan hilang kontak, sejak Senin malam Presiden Prabowo memang sudah langsung menginstruksikan KSAL untuk segera melakukan pencarian, di hari itu juga TNI-AL langsung mengirim kapal-kapalnya,” ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/9).
Perintah tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur.
Berdasarkan laporan KSAL kepada Presiden, total 11 kapal gabungan telah diterjunkan untuk menyisir wilayah yang diduga menjadi lokasi terakhir keberadaan rombongan.
“Sesuai laporan KSAL total ada 11 kapal gabungan yang langsung melakukan pencarian,” ungkap Teddy.
Kekuatan pencarian tersebut terdiri atas unsur TNI AL, Basarnas, serta kepolisian.
Sebelas kapal yang dikerahkan yakni KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861, KAL Anyer 1-3-64, KAL Pohawang I-3-30, RBB Peucang Lanal Banten, RHIB SAR 02 Banten, RHIB SAR 02 Lampung, KN SAR Tetuka-247, KN SAR Basudewa-224, serta KP Sanjaya-7017.
Pengerahan 11 kapal menunjukkan pencarian dilakukan secara gabungan dengan mengerahkan sejumlah unsur untuk memperluas penyisiran di wilayah perairan.
Operasi tersebut menjadi upaya pemerintah untuk secepat mungkin menemukan lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hingga kini masih dilaporkan hilang kontak.
Peristiwa ini terjadi ketika aktivitas peliputan dilakukan di tengah situasi Gunung Anak Krakatau yang mengalami erupsi.
Kondisi tersebut membuat pencarian menjadi operasi yang membutuhkan pengerahan unsur keselamatan dan pencarian secara terpadu.
Teddy menyampaikan harapan agar seluruh anggota rombongan dapat segera ditemukan dan kembali dalam kondisi selamat.
“Doa kita untuk keselamatan seluruh rombongan. Semoga segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ucap Teddy. (agr/dpi)