BMKG Ungkap Sebaran Abu Vulkanik Tak Lagi Terdeteksi Citra Satelit
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan sebaran debu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini sudah tidak terdeteksi melalui pemantauan citra satelit.
Plh Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, mengungkapkan kondisi tersebut terpantau sejak sekitar pukul 01.00 WIB.
BMKG sebelumnya mendeteksi sebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau mencapai ketinggian hingga 50.000 kaki.
Sebaran terpantau bergerak ke arah barat dan timur pada lapisan bawah atmosfer.
“Sejak semalam, sekitar jam 1 WIB, untuk sebaran debu vulkaniknya sendiri sudah tidak lagi terdeteksi dari citra satelit,” ujar Ida di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (10/9).
Ida menjelaskan tidak terdeteksinya kembali sebaran debu vulkanik menjadi indikasi bahwa aktivitas erupsi telah berhenti atau tidak lagi menghasilkan material vulkanik yang signifikan.
“Kalau misalnya erupsinya sudah berhenti, harusnya sudah tidak ada lagi sebaran debu vulkanik. Jadi untuk saat ini kondisinya bersih untuk sebaran debu vulkanik,” jelasnya.
Sebelumnya, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terdeteksi telah mencakup sebagian Jakarta, Banten dan Jawa Barat pada Minggu (6/9) pukul 09.00 WIB.
Informasi tersebut berdasarkan hasil analisis abu vulkanik dari citra RGB Himawari-9. (saa/dpi)
Load more