- Dokumentasi BNPB
BNPB Kerahkan Armada Helikopter untuk Water Bombing Karhutla di 6 Provinsi
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperkuat operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pengerahan helikopter water bombing di enam provinsi pada Jumat (18/9).
Operasi udara tersebut menyasar wilayah yang tersebar di Kalimantan dan Sumatra, mulai dari kawasan hutan dan lahan, desa, hingga titik api di sekitar fasilitas strategis.
Enam provinsi yang masuk dalam rencana operasi adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi.
Pengerahan helikopter menjadi bagian dari upaya menekan penyebaran titik kebakaran dari udara, terutama di wilayah yang sulit dijangkau melalui operasi pemadaman dari darat.
Namun, pelaksanaan setiap misi tetap bergantung pada kondisi lapangan, terutama jarak pandang atau visibility.
Di Kalimantan Barat, operasi udara direncanakan menjangkau lima kabupaten, yakni Ketapang, Kayong Utara, Kubu Raya, Melawi, dan Sintang.
Di Ketapang, helikopter Sikorsky EH-60A registrasi N61AA direncanakan melakukan water bombing di Desa Pematang Gadung, Kecamatan Matan Hilir Selatan.
Sementara, helikopter SUPER PUMA H225 registrasi VH-HGM diarahkan ke Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara.
Kayong Utara menjadi salah satu wilayah dengan sejumlah sasaran operasi. Helikopter SIKORSKY UH-60L registrasi VH-L6T direncanakan menyiram Desa Sejahtera, Kecamatan Sukadana.
Helikopter MI-172 registrasi VN-8424 diarahkan ke Desa Satai Lestari, Kecamatan Pulau Maya Karimata.
Adapun helikopter MI-17-1V registrasi VN-8416 direncanakan beroperasi di kawasan Taman Nasional Gunung Palung, Kecamatan Simpang Hilir.
Operasi udara juga direncanakan di Kabupaten Kubu Raya menggunakan helikopter NAS-332 Super Puma registrasi H-3217 di Kecamatan Batu Ampar.
Sementara di Melawi, Bell 412 EPI HA-5231 diarahkan ke Desa Sepan Tonak, Kecamatan Nanga Belimbing.
Di Sintang, Bell 412 EPI HA-5228 direncanakan beroperasi di Desa Rawa Mambok, Kecamatan Sintang.
Di Kalimantan Tengah, dua area di Kabupaten Pulang Pisau masuk dalam rencana operasi. Helikopter Puma N-814AR dijadwalkan melakukan water bombing di Kecamatan Kahayan Kuala.
Helikopter Kamov 32A registrasi UR-CSM direncanakan beroperasi di Kecamatan Sebangau Kuala, dengan Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, menjadi lokasi alternatif.
Sementara di Kalimantan Selatan, operasi udara diarahkan ke kawasan sekitar Bandara Syamsudin Noor. Helikopter N137WZ direncanakan menyasar titik fire spot (FS) di ring 1 bandara.
Helikopter N261BE juga diarahkan ke titik FS di sekitar Rumah Sakit Samli, yang masih berada di ring 1 bandara, pada koordinat 3°23’16”S, 114°43’27”E.
Satu helikopter lainnya, RA22834, berada dalam status siaga sambil menunggu informasi titik FS dari hasil patroli tim darat dan helikopter patroli pagi.
Pengerahan di sekitar bandara menunjukkan bahwa penanganan karhutla tidak hanya menyasar kawasan hutan dan lahan, tetapi juga titik kebakaran yang berpotensi berada di sekitar fasilitas vital.
Di Riau, BNPB merencanakan pengerahan empat helikopter untuk operasi udara di Kabupaten Indragiri Hulu dan Kampar.
Sikorsky S-61A N5193Y diarahkan menyusuri rute Rengat Selatan (Rsn)–Batang Cenaku di Indragiri Hulu. Dua helikopter, yakni Sikorsky UH-60L N4875A dan MI-8AMT RA-22729, direncanakan beroperasi di rute Rsn–Kuala Cenaku.
Sementara Mi-8T SBM1 registrasi RDPL-34194 diarahkan ke rute Rsn–Sungai Serai, Kampar Kiri, Kabupaten Kampar.
Di Sumatera Selatan, sedikitnya lima titik masuk dalam rencana water bombing. Operasi antara lain diarahkan ke kawasan Pangkalan Lampam dan Sungai Menang di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Helikopter VH-UHG direncanakan menuju Pangkalan Lampam, OKI, pada Sektor 1 dengan koordinat 03°14’58”S 105°05’14”E. Helikopter RA 22747 diarahkan ke Sungai Menang, OKI, Sektor 1, pada koordinat 03°43’42”S 105°26’36”E.
Tiga sasaran lainnya berada di Rantau Bayur, Banyuasin; Gelumbang, Muara Enim; dan Tulung Selapan, OKI.
Helikopter N360 UH direncanakan melakukan water bombing di Rantau Bayur, Banyuasin, Sektor 3.
Helikopter RA-22279 diarahkan ke Gelumbang, Muara Enim, Sektor 3. Adapun VH-BHL direncanakan beroperasi di Tulung Selapan, OKI, Sektor 1.
Di Jambi, operasi udara direncanakan menjangkau kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, serta wilayah Sadu, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Kedua lokasi tersebut menjadi sasaran rencana operasi helikopter Mi-17 1V registrasi VN 8414.
Sementara helikopter Sikorsky UH60A N-274TH direncanakan melakukan water bombing di Teluk Dawan, Kecamatan Muaro Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
BNPB mencatat, rencana operasi udara pada 18 September mencakup enam provinsi dengan sasaran yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota.
Pengerahan dilakukan menggunakan berbagai jenis helikopter, menyesuaikan lokasi dan kebutuhan operasi.
Namun, seluruh rencana tersebut belum berarti setiap misi pasti terlaksana. Faktor cuaca dan jarak pandang menjadi penentu utama keselamatan sekaligus efektivitas penerbangan.
BNPB menegaskan bahwa pelaksanaan operasi udara tersebut tetap bergantung pada kondisi lapangan, khususnya jarak pandang (visibility). (agr/dpi)