- Ist
Advokat Denny Kailimang: Tiga Bulan Dirumahkan, Karyawan Menanti Kepastian
"Kami berharap pihak yang kami laporkan dapat diproses sesuai hukum. Ada korban kekerasan, dua mobil rusak dan beberapa anggota mengalami penganiayaan," katanya.
Namun di atas seluruh persoalan tersebut, ada kelompok yang tidak berada di meja perundingan, tetapi merasakan langsung akibatnya, para pekerja.
Mereka tidak menentukan sengketa lahan. Mereka juga bukan pihak yang mengambil keputusan atas konflik tersebut. Tetapi ketika kegiatan usaha berhenti, merekalah yang ikut kehilangan ruang untuk mencari nafkah.
"Jangan sampai persoalan ini merugikan Arjuna dan merugikan karyawan-karyawannya yang tidak bisa bekerja dengan baik," kata Denny.
Dalam situasi ketika masyarakat menghadapi tekanan kebutuhan hidup, kepastian pekerjaan menjadi semakin penting. Karena itu, penyelesaian persoalan hukum secara terang dan sesuai prosedur bukan hanya menyangkut kepentingan para pihak yang bersengketa, tetapi juga menyentuh kehidupan keluarga para pekerja.
Denny meminta kepolisian memberikan perlindungan hukum dan memastikan persoalan tersebut ditangani secara pro justitia.
"Ayo laksanakan tugas secara pro justitia," pungkasnya.
Sebab pada akhirnya, bagi ratusan karyawan Club de Arjuna, yang mereka tunggu bukan kemenangan satu pihak atas pihak lainnya.
Mereka hanya ingin satu hal yang sederhana, kembali bekerja, mendapatkan penghasilan, dan pulang membawa nafkah untuk keluarganya.