news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator..
Sumber :
  • Antara

Percepat Temuan Korban KM Virgo Transport 8, Basarnas Sebar Informasi ke Pesisir Kalimantan dan Jawa

Basarnas beserta unsur SAR gabungan memperluas jejaring informasi ke kalangan masyarakat pesisir di wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, hingga sepanjang pesisir Pulau Jawa.
Selasa, 22 September 2026 - 22:02 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Basarnas beserta unsur SAR gabungan memperluas jejaring informasi ke kalangan masyarakat pesisir di wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, hingga sepanjang pesisir Pulau Jawa.

Langkah ini ditempuh guna mempercepat proses penerimaan laporan dan evakuasi apabila warga menemukan korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang hingga kini masih dalam pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menerangkan pada Selasa bahwa pelibatan warga pesisir menjadi strategi krusial yang berjalan beriringan dengan penyelaman langsung ke bangkai kapal di dasar Laut Jawa.

Selain warga lokal, peringatan juga ditransmisikan kepada armada pelayaran melalui maklumat resmi dan transmisi e-broadcast agar kapal yang melintas dapat segera melapor jika melihat tanda-tanda korban.

“Informasi telah disebarluaskan di wilayah pesisir mulai dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat, sedangkan di Pulau Jawa penyebarluasan dilakukan dari Surabaya hingga Semarang, Jawa Tengah,” katanya.

Upaya ini difokuskan untuk memperlebar cakupan pemantauan, sehingga korban yang berpotensi hanyut keluar dari perimeter sektor pencarian utama tetap dapat dideteksi dan segera ditindaklanjuti oleh petugas.

Mengenai perkembangan operasi pada hari ke-10, Putu menjelaskan bahwa kendala alam sempat menghadang jalannya penyisiran. 

Kondisi perairan di lokasi bangkai kapal mengalami eskalasi gelombang laut setinggi 2 hingga 2,5 meter terhitung sejak pukul 14.00 WITA.

“Pagi hari tim penyelam gabungan berhasil menemukan tiga korban meninggal. Namun, untuk penyelaman pada sortie sore hanya dilaksanakan satu kali dengan hasil masih nihil. Kita berharap pencarian berikutnya dapat memberikan hasil lebih baik,” ujar Putu.

Menanggapi kekhawatiran terkait jasad korban yang dikhawatirkan terseret arus bawah air seusai penyelam menjebol kaca di sejumlah sekat ruangan kapal, Putu menegaskan hal tersebut kecil kemungkinannya terjadi.

Menurutnya, korban berada di dalam kompartemen kapal yang pergerakan arusnya minim, sehingga jasad tidak akan hanyut terbawa gelombang laut dalam. (ant/dpi)
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:32
01:11
02:32
01:23
02:47
08:29

Viral