- Cepi Kurnia/tvOne
Minta Perusahaan di Jabar Hapus Batasan Usia Pelamar, Dedi Mulyadi: Jika Usia Tua tapi Masih Produktif Seharusnya Masih Diperbolehkan Kerja
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi meminta perusahaan dan industri di Jabar untuk menghapus batasan usia maksimal bagi calon pekerja.
Hal ini dikatakannya saat menginformasikan langsung Bursa Kerja Online berkapasitas 1.057 lowongan kerja di Depok pada Rabu (23/9/2026) lalu.
"Saya menyarankan agar tidak ada pembatasan usia. Jika usia tua namun masih produktif, maka seharusnya masih diperbolehkan kerja bahkan bisa menjadi daya tarik tersendiri," ujar pria yang kerap disapa Kang Dedi Mulyadi atau KDM itu.
Untuk diketahui, kegiatan bursa kerja berbasis aplikasi Nyari Gawe yang disiarkan langsung melalui akun TikTok @dedimulyadiofficial memfasilitasi 1.057 posisi pekerjaan dari 16 perusahaan di wilayah Depok dan sekitarnya.
Secara luring, bursa kerja itu diselenggarakan di PT YKK Zipper, Depok.
"Untuk warga Depok dan sekitarnya, silakan memanfaatkan bursa kerja ini dengan melamar melalui aplikasi Nyari Gawe. Pilih sesuai kualifikasi dan lowongan yang ditawarkan," katanya.
Melihat tingginya antusiasme pencari kerja pada gelaran sebelumnya di Bekasi, KDM lantas meminta para bupati dan wali kota se-Jabar untuk mereplikasi skema bursa kerja digital secara mandiri di wilayah masing-masing.
Dia pun mengingatkan kepala daerah dan aparat kepolisian untuk memberantas praktik percaloan tenaga kerja.
Bursa kerja yang ditayangkan live di Tiktok @dedimulyadiofficial akan dilakukan setiap hari Rabu pukul 09.30 WIB. Menurut dia, bursa kerja live memudahkan masyarakat mencari pekerjaan.
Pasalnya, sambung KDM, masyarakat tidak perlu datang langsung ke tempat pelaksanaan bursa kerja dan tinggal melamar dari lokasi masing-masing lewat laman nyarigawe.jabarprov.go.id. (ant/nsi)