Respons Dedi Mulyadi soal Kasus Jari Karyawati Cikarang Putus Terjepit Mesin
- Kolase Instagram/@infokrw & Tangkapan layar YouTube Dedi Mulyadi
Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) angkat bicara mengenai kecelakaan kerja yang dialami seorang karyawati di Cikarang, Jawa Barat. Insiden tersebut menyebabkan jari tangan korban putus setelah terjepit mesin saat bekerja.
Kasus ini menjadi perhatian setelah korban mengaku tidak memperoleh kompensasi atas kecelakaan yang dialaminya. Bahkan, ia menyebut gajinya tetap dipotong meskipun mengalami cedera saat menjalankan pekerjaan.
Menanggapi kejadian tersebut, Dedi Mulyadi menyampaikan keprihatinannya dan berharap persoalan yang dialami karyawati itu segera mendapatkan penyelesaian.
"Kami menyampaikan rasa prihatin terhadap musibah kecelakaan yang Teteh alami," ujar KDM dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @dedimulyadi71, Sabtu (7/11/2026).
Sebagai langkah awal untuk membantu menyelesaikan persoalan tersebut, Dedi Mulyadi mengundang korban agar bertemu dengannya pada Senin (9/11/2026). Ia berharap pertemuan itu dapat menjadi jalan keluar atas permasalahan yang tengah dihadapi karyawati tersebut.
Selain itu, KDM sapaan akrabnya mengingatkan seluruh perusahaan di wilayah Jawa Barat menjalankan aturan ketenagakerjaan, terutama terkait keselamatan dan perlindungan kerja.
Menurut mantan anggota DPR RI itu, kecelakaan kerja seperti yang dialami karyawati di Cikarang tidak boleh kembali terjadi. Setiap perusahaan harus bertanggung jawab memenuhi hak serta menjamin keselamatan para pegawainya.
"Perusahaan agar memenuhi kewajibannya melindungi seluruh pegawainya dari problem kecelakaan kerja dan memastikan bahwa para pegawainya mendapat perlindungan keselamatan kerja," ucap dia.
Load more