- Ist
PPN Nobatkan Aneu Nursifah Jadi Srikandi Pemilu Indonesia
PPN menilai kehadiran figur perempuan dalam ruang kepemiluan juga memiliki arti penting bagi generasi muda. Perempuan tidak hanya hadir sebagai peserta atau pemilih, tetapi juga dapat mengambil posisi strategis dalam proses penyelenggaraan dan pengawalan demokrasi.
Karena itu, predikat "Srikandi Pemilu Indonesia” yang disematkan kepada Aneu Nursifah diharapkan tidak berhenti sebagai penghargaan personal. PPN menjadikannya sebagai simbol bahwa demokrasi membutuhkan keberanian, integritas, pengalaman, dan komitmen dari siapa pun yang memilih untuk mengambil bagian di dalamnya.
Dari Diskusi, Lahir Rekomendasi Pelajar
Apresiasi terhadap Aneu Nursifah diberikan dalam momentum yang juga menjadi bagian dari konsolidasi gagasan pelajar mengenai masa depan kepemiluan Indonesia.
Dalam Diskusi Nasional bertema "Mengawal RUU Pemilu, Memperkuat Partisipasi Generasi Muda, dan Menatap Demokrasi 2029”, PPN bersama organisasi pelajar nasional membahas sejumlah persoalan strategis mengenai reformasi kepemiluan.
Forum tersebut tidak berhenti pada pertukaran gagasan. Para peserta juga menyusun Rekomendasi Bersama Pelajar Nasional tentang Reformasi Kepemiluan yang mendorong penguatan partisipasi generasi muda, pendidikan politik dan literasi demokrasi, representasi anak muda, integritas penyelenggaraan pemilu, serta keterlibatan organisasi pelajar dalam pembahasan kebijakan kepemiluan.
Bagi PPN, keterlibatan pelajar dalam isu kepemiluan merupakan bagian dari pendidikan kebangsaan yang harus dibangun jauh sebelum Pemilu 2029 berlangsung.
"Kami ingin pelajar memahami bahwa demokrasi bukan hanya tentang datang ke TPS. Demokrasi adalah tentang bagaimana suara rakyat dijaga sejak sebelum suara itu diberikan. Karena itu, kami ingin generasi muda ikut membaca dan mengawal prosesnya,” tegas Atqiya.
PPN juga berharap semakin banyak ruang dialog yang mempertemukan penyelenggara pemilu dengan generasi muda. Interaksi tersebut dinilai penting agar pelajar tidak hanya menjadi objek pendidikan politik, tetapi memiliki kesempatan untuk berdialog, bertanya, menyampaikan gagasan, sekaligus memahami tantangan nyata dalam penyelenggaraan demokrasi.
Bagi PPN, Aneu Nursifah dan para penyelenggara pemilu lainnya bukan hanya bagian dari institusi penyelenggara pemilu, tetapi juga bagian dari wajah demokrasi yang dapat dikenali langsung oleh generasi muda.
Melalui penyematan "Srikandi Pemilu Indonesia”, PPN ingin memberikan pesan sederhana: demokrasi membutuhkan perempuan yang berani mengambil peran, penyelenggara yang memahami tanggung jawabnya, dan generasi muda yang bersedia belajar sekaligus mengawal prosesnya.