news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Asap solfatara keluar dari kubah lava Gunung Merapi terlihat dari Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (3/1)..
Sumber :
  • Antara

Merapi dan Marapi Erupsi Hampir Bersamaan, Awan Panas Meluncur 2 Kilometer

Gunung Merapi dan Gunung Marapi erupsi hampir bersamaan pada Sabtu malam. Merapi meluncurkan awan panas sejauh 2 kilometer ke arah Kali Boyong.
Minggu, 27 September 2026 - 17:17 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah serta Gunung Marapi di Sumatera Barat mengalami erupsi dalam waktu yang hampir bersamaan pada Sabtu (26/9/2026) malam.

Erupsi kedua gunung api tersebut terjadi di dua wilayah berbeda. Gunung Merapi lebih dulu mengalami awan panas guguran pada pukul 20.34 WIB, sementara Gunung Marapi kemudian mengalami erupsi sekitar satu jam setelahnya, yakni pukul 21.40 WIB.

Aktivitas kedua gunung tersebut dilaporkan oleh lembaga terkait yang melakukan pemantauan aktivitas vulkanik.

Awan Panas Merapi Meluncur 2 Kilometer

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melaporkan Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran sejauh 2.000 meter pada Sabtu malam.

Awan panas tersebut bergerak ke arah selatan, tepatnya menuju alur Kali Boyong yang berada di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Peristiwa awan panas guguran tersebut terjadi pada pukul 20.34 WIB. Berdasarkan catatan aktivitas kegempaan, kejadian tersebut memiliki amplitudo maksimum sebesar 48,66 milimeter.

Sementara itu, durasi kegempaan yang menyertai peristiwa tersebut tercatat berlangsung selama 129,64 detik.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat peristiwa tersebut sebagai awan panas guguran dengan estimasi jarak luncur mencapai 2 kilometer.

"Awan panas guguran terjadi pada pukul 20.34 WIB dengan estimasi jarak luncur 2.000 meter mengarah ke selatan atau alur Kali Boyong," demikian keterangan dalam rilis BPPTKG.

Status Gunung Merapi Level III Siaga

Seiring dengan aktivitas vulkanik tersebut, tingkat aktivitas Gunung Merapi saat ini berada pada Level III atau Siaga.

Badan Geologi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di kawasan yang masuk dalam potensi bahaya Gunung Merapi.

Masyarakat secara khusus diimbau menghindari kawasan sepanjang alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi. Hal tersebut berkaitan dengan potensi ancaman guguran material vulkanik maupun lahar dingin.

Imbauan tersebut menjadi perhatian karena alur sungai yang berhulu di Merapi dapat menjadi jalur pergerakan material ketika terjadi aktivitas vulkanik maupun saat material vulkanik terbawa aliran air.

Gunung Marapi Menyusul Erupsi

Sekitar satu jam setelah Gunung Merapi mengalami awan panas guguran, aktivitas erupsi juga terjadi di Gunung Marapi, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

24:16
05:21
01:14
02:09
04:33
05:19

Viral