news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Luhut Binsar Pandjaitan.
Sumber :
  • Isimewa

Luhut Ungkap Skema Baru Subsidi: Dalam 1-2 Tahun Bantuan Bisa Langsung Cair ke Masyarakat

Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap rencana pemerintah mengubah subsidi barang menjadi bantuan tunai dalam 1-2 tahun setelah data penerima selesai dipadankan.
Rabu, 30 September 2026 - 14:45 WIB
Reporter:
Editor :

Meta description: Keyword:

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) sekaligus Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkap rencana pemerintah mengubah skema penyaluran subsidi.

Dalam satu hingga dua tahun ke depan, pemerintah berencana mengalihkan subsidi yang selama ini diberikan dalam bentuk barang menjadi bantuan langsung tunai atau cash transfer. Dana tersebut nantinya disalurkan langsung kepada masyarakat yang masuk dalam daftar penerima.

Rencana tersebut disiapkan setelah pemerintah menyelesaikan proses pemadanan data lintas kementerian dan lembaga untuk menentukan daftar penerima bantuan sosial (bansos) yang baru.

Luhut mengatakan rencana perubahan skema subsidi tersebut juga telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Namun, ia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai tanggapan Presiden terhadap rencana tersebut.

“Ini kan baru bansos. Nanti ke depan, kita ini dalam over time, mungkin dalam 1-2 tahun ke depan, subsidi itu akan kita, saya sudah lapor Presiden, tidak lagi pada barang. Langsung pada manusia, jadi cash,” kata Luhut dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026).

Pemerintah Padankan Data Penerima dengan Bantuan AI

Untuk mendukung perubahan skema penyaluran subsidi tersebut, pemerintah saat ini melakukan pemadanan data penduduk lintas kementerian dan lembaga.

Proses tersebut turut dibantu dengan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Pemerintah ingin memastikan data penerima bantuan yang digunakan lebih terintegrasi dan sesuai dengan kondisi masyarakat.

Luhut mengatakan proses pemutakhiran data ditargetkan dapat berjalan hingga akhir 2026. Setelah proses tersebut selesai, pemerintah diharapkan memiliki daftar penerima yang dapat digunakan dalam penyaluran bantuan.

“Ya kita harapkan kalau semua data ini bisa jalan dengan baik, saya sudah lapor presiden, sampai akhir tahun ini nanti daftarnya akan datang semua. Nah di Pak Mendagri sudah ada 289 juta. Jadi cukup banyak. Ya, jadi 98% dari jumlah penduduk itu sudah ada di Dukcapil,” ujar Luhut.

Menurutnya, data tersebut kemudian akan dimutakhirkan menggunakan AI. Pemerintah juga akan memperbaiki pembagian masyarakat berdasarkan desil atau kelompok tingkat kesejahteraan.

“Nah itu sekarang kita mutakhirkan semua dengan AI ini, kita nanti desil-desilnya juga kita Perbaiki semua. Karena semua kementerian/lembaga itu sekarang sudah bisa berkomunikasi satu sama lain dengan AI,” jelasnya.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral