news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kompolnas Arif Wicaksono Nilai Sosok Calon Kapolri, Komjen Suyuri.
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com

Ketua Harian Kompolnas Arif Wicaksono Menilai Komjen Suyudi sebagai Sosok yang Visioner dan Mampu Bertugas dengan Baik

Hari ini Komisi III DPR RI melakukan uji kelayakan terhadap Komjen Pol Suyudi Ario Seto. Kompolnas Arif Wicaksono menilai Suyudi sebagai sosok yang visioner.
Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:42 WIB
Editor :

Jakarta, tvonenews.com- Ketua harian Kompolnas Arif Wicaksono ikut menyoroti isu calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Hari ini, Komjen Pol Suyudi Ario Seto mejalani uji kalayakan di DPR.

Komjen Pol Suyudi Ario Seto, dianggap punya kinerja yang baik. Bahkan Kompolnas Arif Wicaksono menilai Suyudi sebagai sosok yang visioner.

Hal tersebut ia sampaikan dalam acara Breaking News Tvone. Kinerja Suyudi tidak diragukan karena memiliki segudang pengalaman.

Kompolnas Arif Wicaksono
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube tvOnenews

"kalau dari pengamatan kami Kompolnas, Suyudi ini merupakan sosok yang visoiner," jelasnya dikutip dari youtube tvonenews, Kamis (1/10).

"Beliau juga melaksanakan tugas dengan baik ya, dia yang pernah menjabat sebagai kepala BNN, juga memiliki latarbelakang sebagai (kepala) reserse, dan juga pernah jadi kapolda banten dan bisa melakukan tugas dengan baik," jelas Kompolnas Arif Wicaksono.

Sehubungan dengan Komjen Suyudi, yang menjalani fit and proper test calon Kapolri di Gedung DPR RI pada Kamis (1/10/2026). Dia mengaku seiap menjabat sebagai Kapolri dengan membangun kepemimpinan yang tidak arogan.

Dalam proses uji kelayakan itu, Suyudi mengatakan pihaknya, membangun semangat sederhana yang tidak menyalahgunakan kewenangan.

“Semangat ini, ingin saya hidupkan sederhana, tidak arogan, tidak berbohong, tidak menyalahgunakan kewenangan, dan tidak menyakiti masyarakat secara sewenang-wenang,” kata Suyudi dalam rapat Uji Kelayakan bersama DPR hari ini.

Dalam kesempatan yang sama juga, Suyudi menjelaskan tidak akan menjadi pemimpin yang asal menekan anggota atau bawahan.

Sehingga tidak ada tekanan pekerjaan yang dapat menjadi pembenaran untuk memeras, menerima suap, merekayasa perkara, menjadi backing kegiatan ilegal, atau menggunakan kekerasan secara sewenang-wenang.

“Bagi saya, jabatan Kapolri bukanlah puncak karier. Jabatan Kapolri adalah puncak tanggung jawab. Saya ingin keberhasilan Polri kelak dinilai bukan dari banyaknya slogan, aplikasi, operasi, rapat, atau publikasi, tetapi dari hal yang benar-benar dirasakan,” ungkap Suyudi.

Sepertii diketahui, uji kelayakan ini dilakukan DPR setelah menerima surat dari Presiden, Prabowo.

“Kami DPR RI mendapatkan Surpres ya dari Presiden Prabowo Nomor: R-57/Pres/09/2026 tanggal 30 September perihal usulan pemberhentian dari dan pengangkatan Kapolri dalam jabatan Kapolri,” kata Habiburokhman di Rapat Komisi III DPR RI, Kamis (1/10/2026).(ars/klw)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral