- Kolase tvOnenews.com / tangkapan layar akun X @dwioktariyadi
Potret Masa Muda Kapolri Suyudi Ario Seto, Pernah Jadi Coverboy Majalah Mode
Setelah itu, Suyudi dan Wahyu mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo.
"Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya," demikian sumpah jabatan yang diucapkan Suyudi dan Wahyu.
Prosesi kemudian berlanjut dengan penanggalan dan penyematan tanda pangkat serta tanda jabatan kepada kedua pejabat baru tersebut.
Prabowo melepas tanda pangkat Komisaris Jenderal yang sebelumnya dikenakan Suyudi. Pangkat tersebut kemudian diganti menjadi Jenderal Polisi. Presiden juga menyematkan tanda jabatan Kapolri pada bagian dada kanan Suyudi.
Prosesi serupa dilakukan terhadap Wahyu Hadiningrat yang kini resmi menjabat Wakapolri dengan pangkat Komisaris Jenderal.
Usai penyematan tanda pangkat dan jabatan, Suyudi serta Wahyu menandatangani berita acara pelantikan. Dokumen tersebut kemudian turut ditandatangani oleh Presiden Prabowo.
Prabowo selanjutnya memberikan ucapan selamat kepada Suyudi dan Wahyu yang telah resmi mengemban jabatan baru sebagai pimpinan tertinggi Polri.
Sebelum ditunjuk sebagai Kapolri, Suyudi menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Ia kemudian diajukan sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Listyo Sigit Prabowo dan memperoleh persetujuan DPR RI dalam rapat paripurna pada Kamis.
- Setpres
Sementara itu, Wahyu Hadiningrat sebelumnya menduduki posisi Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena) Polri.
Pergantian pucuk pimpinan Polri tersebut menjadi bagian dari rotasi sejumlah jabatan strategis dalam pemerintahan. Setelah tidak lagi menjabat Kapolri, Listyo Sigit Prabowo dipercaya menduduki posisi Kepala Staf Kepresidenan, menggantikan Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman yang kemudian dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.