news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Anak down syndrome di Surabaya tewas usai dibully dua bocah tetangga.
Sumber :
  • YouTube tvOnenews

7 Fakta Terbaru Kasus Anak Difabel Dibully hingga Tewas di Surabaya, Bocah yang Diduga Terlibat Masih Beraktivitas

Kasus kematian Zulkarnain, anak difabel berusia 10 tahun di Surabaya, menyita perhatian publik.Simak fakta-fakta terbaru yang terungkap.
Senin, 19 Oktober 2026 - 19:28 WIB
Reporter:
Editor :

Keterangan mengenai jeratan tali sepatu itu menjadi salah satu hal yang disoroti keluarga dalam mempertanyakan penyebab kematian Zulkarnain. 

Namun, penentuan penyebab kematian dan rangkaian kejadian harus mengacu pada hasil pemeriksaan resmi serta penyelidikan kepolisian.

2. Keluarga Menyoroti Temuan Cairan Sabun dalam Tubuh Korban

Selain menemukan jeratan di leher putranya, Slaras juga mengungkapkan adanya temuan lain yang menurutnya semakin menimbulkan pertanyaan.

Ia mengatakan hasil autopsi yang diterimanya sekitar dua hari setelah kejadian menunjukkan adanya cairan sabun colek di dalam perut Zulkarnain.

"Hasilnya waktu dua hari kemudian keluar, hasilnya ada cairan sabun colek dalam perutnya," kata Slaras.

Temuan tersebut menjadi bagian dari hal yang ingin diketahui lebih lanjut oleh keluarga. Mereka berharap penyelidikan dapat menjelaskan bagaimana cairan tersebut bisa berada di dalam tubuh korban dan apakah hal itu berkaitan dengan peristiwa yang menyebabkan kematiannya.

Dalam perkembangan penanganan perkara, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan polisi telah mengirimkan sampel darah dan lambung untuk pemeriksaan toksikologi di Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur pada 30 September 2026.

Hingga konferensi pers pada Minggu, 18 Oktober 2026, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan tersebut. Karena itu, temuan yang disampaikan keluarga belum dapat dijadikan satu-satunya dasar untuk menyimpulkan rangkaian penyebab kematian korban.

3. Rekaman CCTV Memunculkan Dugaan Keterlibatan Dua Anak Tetangga

Setelah Zulkarnain meninggal dunia, keluarga berupaya mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar rumah.

Menurut keterangan Slaras kepada media, rekaman tersebut memperlihatkan dua anak tetangga yang memasuki gang menuju rumah korban pada pagi hari sebelum Zulkarnain ditemukan dalam kondisi kritis.

Kedua anak tersebut masing-masing berusia 10 dan 8 tahun. Keluarga menduga keduanya memiliki keterkaitan dengan peristiwa yang menimpa Zulkarnain.

Kapolrestabes Surabaya menjelaskan bahwa berdasarkan penyelidikan sementara, korban sedang berada di teras rumah sebelum dihampiri dua anak yang merupakan tetangganya. Polisi menduga salah satu anak melakukan kekerasan yang berakibat pada kematian korban.

Berita Terkait

1
2
3 4 5 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:39
09:03
08:41
04:56
08:50
02:47

Viral