- ANTARA
Status BSU 2026 Belum Muncul? Ini 4 Penyebab yang Perlu Diketahui
Ketentuan tersebut antara lain mengatur status kewarganegaraan Indonesia, kepesertaan aktif BPJS Ketenagakerjaan hingga April 2025, dan batas gaji atau upah paling banyak Rp3,5 juta per bulan.
Penerima juga dikecualikan dari kelompok Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI, dan anggota Polri.
Selain itu, bantuan diprioritaskan bagi pekerja yang tidak sedang menerima Program Keluarga Harapan (PKH) pada tahun anggaran berjalan sebelum BSU disalurkan.
Namun, seluruh ketentuan tersebut merujuk pada penyaluran BSU 2025. Pekerja tidak boleh langsung menganggap persyaratan yang sama akan digunakan pada program 2026 sebelum ada aturan terbaru dari pemerintah.
2. Tercatat Menerima Bantuan Sosial Lain
Pada program BSU 2025, penerima yang sedang mendapatkan PKH menjadi perhatian dalam penentuan prioritas bantuan.
Kondisi tersebut dapat memengaruhi penetapan penerima berdasarkan ketentuan yang berlaku saat itu. Meski begitu, menerima bantuan sosial lain tidak boleh langsung dianggap sebagai penyebab seseorang gagal memperoleh BSU 2026.
Pekerja perlu menunggu penjelasan resmi mengenai apakah ketentuan prioritas maupun pengecualian penerima bantuan sosial akan kembali diterapkan pada program tahun ini.
3. Rekening Bank Mengalami Kendala
Masalah rekening juga dapat menghambat proses penyaluran bantuan. Pada mekanisme BSU sebelumnya, kendala dapat terjadi apabila rekening penerima tidak aktif, sudah ditutup, dibekukan, atau mengalami masalah validasi.
Apabila pekerja dinyatakan sebagai penerima berdasarkan mekanisme resmi, tetapi dana belum masuk, informasi rekening dapat menjadi salah satu hal yang perlu diperiksa.
Pastikan rekening masih aktif dan dapat digunakan. Jika terdapat masalah, pekerja dapat menghubungi bank terkait untuk mengetahui status rekening dan langkah perbaikannya.
Meski demikian, kendala rekening bukan satu-satunya kemungkinan penyebab dana belum diterima. Pekerja perlu memastikan terlebih dahulu status kepesertaan dan informasi penyaluran yang diumumkan pemerintah.
4. Data Rekening Tidak Sesuai dengan Identitas
Ketidaksesuaian data juga dapat menjadi kendala dalam proses verifikasi maupun penyaluran bantuan.
Misalnya, informasi identitas yang tercatat tidak cocok dengan data rekening atau terdapat kesalahan pada informasi penerima. Kondisi seperti ini perlu ditelusuri melalui instansi atau bank yang berwenang.
Pekerja disarankan memastikan data kependudukan dan ketenagakerjaan tercatat dengan benar. Apabila ditemukan kesalahan, lakukan perbaikan melalui jalur resmi.