- Adinda Ratna Safira-tvOne
Menkomdigi Temui Kapolri di Mabes Polri, Kolaborasi Perkuat Keamanan Ruang Digital
Meutya menjelaskan laporan yang sering masuk ke Komdigi dan sudah dilaporkan ke Kapolri adalah maraknya jual beli data, penipuan scam online, judi online, pornografi, perundungan, misinformasi, hoaks, dan lain-lain.
“Ini luas sekali kalau memang hanya dilakukan oleh Kemenkomdigi sendiri. Karena itu, kolaborasi dengan Polri menjadi amat penting dalam kerangka gabungan antara langkah preventif dan langkah enforcement,” terang Meutya.
Meutya memberikan apresiasi kepada Kapolri yang belum genap satu bulan menjabat telah melakukan upaya penanganan terhadap salah satu markas judi online yang jaringannya tidak hanya lokal, tapi juga lintas negara.
“Kami meyakini sekali dengan kolaborasi yang akan kita giatkan lebih kuat lagi ke depan, maka kita dapat menekan angka judi online di tanah air. Ini juga salah satu masukan yang amat besar kita terima dari masyarakat, ditambah dengan tadi, penipuan online,” jelas Meutya.
Pembahasan lainnya, yaitu mengenai pengamanan infrastruktur digital. Meutya menuturkan bahwa banyak keluhan dari masyarakat ketika akses internet itu terganggu.
“Terganggunya oleh tindakan-tindakan kriminal di antaranya pemutusan kabel yang kemudian diperjualbelikan, tapi dampaknya luar biasa, yaitu mematikan akses internet di satu wilayah. Karena itu, kami apresiasi sekali lagi atas penanganan berbagai intervensi atau penanganan hukum yang dilakukan terhadap pencurian-pencurian BTS yang berujung dan berakibat kepada terganggunya layanan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia,” tegasnya.
Maka dari itu, Meutya menegaskan bahwa pihaknya siap berkolaborasi dan berkoordinasi lebih intens lagi dengan Polri. (ars/nsi)