news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi link BSU 2026 eror.
Sumber :
  • AI ChatGPT

Pekerja Wajib Tahu! Ini 4 Kesalahan saat Cek BSU 2026 yang Bisa Berujung Penipuan

Cek BSU 2026 dengan aman! Kenali empat kesalahan yang bisa memicu penipuan, mulai dari link palsu hingga pencurian NIK dan data pribadi.
Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:55 WIB
Reporter:
Editor :

Pekerja juga perlu membedakan informasi mengenai rencana bantuan dari pengumuman resmi tentang jadwal dan mekanisme penyaluran.

Jangan langsung menyimpulkan bahwa bantuan sudah dapat dicairkan hanya berdasarkan pesan yang beredar di grup WhatsApp atau unggahan media sosial.

Sebagai langkah tambahan, masyarakat dapat memeriksa informasi melalui situs resmi Kementerian Ketenagakerjaan sebelum mengambil tindakan.

Empat Cara Melindungi Data Pribadi dari Penipuan BSU

Agar tidak terjebak dalam modus penipuan yang mengatasnamakan BSU, pekerja dapat menerapkan empat langkah berikut.

1. Periksa alamat situs sebelum mengeklik tautan

Jangan langsung membuka tautan yang diterima dari nomor tidak dikenal atau pesan berantai. Periksa alamat situs secara teliti dan pastikan informasi tersebut berasal dari kanal resmi Kemnaker.

2. Rahasiakan kode OTP, PIN, dan kata sandi

Jangan memberikan kode OTP, PIN, maupun kata sandi kepada siapa pun. Informasi tersebut dapat disalahgunakan untuk mengakses akun atau melakukan tindakan tanpa sepengetahuan pemiliknya.

3. Jangan membayar biaya pencairan bantuan

Waspadai pihak yang meminta uang dengan alasan administrasi, aktivasi, atau mempercepat pencairan BSU. Jangan melakukan pembayaran hanya karena dijanjikan bantuan akan segera diterima.

4. Tutup tautan yang mencurigakan dan lakukan verifikasi

Jika menemukan situs atau pesan yang meragukan, segera hentikan prosesnya. Jangan memasukkan data pribadi dan periksa kebenaran informasi melalui kanal resmi Kemnaker.

Indah menegaskan bahwa kewaspadaan diperlukan agar pekerja tidak menjadi korban penipuan yang mencatut nama program BSU maupun kementerian.

Ia juga menyampaikan bahwa Menteri Ketenagakerjaan Yassierli telah mengingatkan jajarannya untuk mengantisipasi berbagai modus penipuan tersebut.

Dengan memastikan informasi melalui sumber resmi dan menjaga kerahasiaan data pribadi, pekerja dapat mengurangi risiko menjadi korban penipuan. 

Masyarakat pun diimbau tidak ikut menyebarkan tautan yang belum terverifikasi agar tidak semakin banyak orang yang terpapar informasi menyesatkan.

(tsy)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
14:03
08:06
08:08
08:29
08:13

Viral